Koreri.com, Jayapura – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Papua resmi meluncurkan dua inovasi strategis, yakni Buletin Tabura dan Rumah Data Bawaslu Papua.
Peluncuran tersebut berlangsung pada acara Halal bi Halal 1 Syawal 1447 H yang menjadi puncak dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 18 tahun Bawaslu.
Peluncuran ini menjadi bagian dari komitmen Bawaslu Papua dalam mengukuhkan demokrasi melalui penguatan literasi kepemiluan, transparansi kinerja, serta modernisasi tata kelola kelembagaan.
Pada momen itu, Bawaslu Papua secara resmi memperkenalkan Buletin Tabura sebagai media informasi dan pengetahuan kepemiluan.
Tabura bukan sekadar nama, tetapi simbol yang lahir dari kearifan lokal Papua.

Makna tersebut sejalan dengan semangat Buletin Tabura sebagai media yang menghadirkan panggilan untuk membersamai masyarakat, mendengarkan, berbagi informasi, serta menyatukan suara demi kebaikan dan kemajuan demokrasi.
Bagi Bawaslu Papua, tabloid ini merupakan produk pengetahuan kepemiluan yang dihadirkan sebagai upaya meningkatkan literasi demokrasi di Papua sekaligus memperkuat pengawasan partisipatif.
Humas Bawaslu Papua, Yofrey Piryamta Kebelen, menyampaikan bahwa selain sebagai sarana edukasi, Buletin Tabura juga menjadi ruang pertanggungjawaban publik terhadap kerja-kerja pengawasan yang dilakukan oleh pihaknya bersama Bawaslu kabupaten/kota se-provinsi itu dalam setiap edisi berjalan.

Di kesempatan yang sama, juga diluncurkan Rumah Data Bawaslu Papua, sebuah sistem manajemen dokumen digital internal yang dirancang untuk memudahkan pengelolaan, pencarian, dan pengarsipan dokumen secara terpusat, aman, dan efisien.
Kehadiran Rumah Data ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas tata kelola kelembagaan, mempercepat akses informasi internal, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data.
Ketua Bawaslu Papua Hardin Halidin menyampaikan bahwa peluncuran Buletin Tabura dan Rumah Data merupakan langkah strategis dalam menguatkan demokrasi melalui literasi publik dan tata kelola kelembagaan yang modern.

Peluncuran dua inovasi tersebut menjadi bagian dari komitmen Bawaslu Papua dalam mengukuhkan demokrasi yang tidak hanya berorientasi pada pengawasan tahapan pemilu, tetapi juga pada peningkatan literasi publik, transparansi kelembagaan, serta penguatan sistem informasi yang mendukung kerja-kerja pengawasan.
Melalui momentum HUT ke-18 ini, Bawaslu Papua menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi, memperkuat pengawasan partisipatif, serta menghadirkan demokrasi yang semakin inklusif, transparan, dan berintegritas di Tanah Papua.
RLS






























