Koreri.com, Timika – Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong, mengatakan Pemerintah akan selalu memberikan perhatian serius terhadap kesetaraan gender saat sosialisasi terkait kebijakan penyelenggaraan Pengarus Utamaan Gender (PUG) Kewenangan Kabupaten/Kota di Timika, Papua Tengah, Kamis (24/4/2025).
Sosialisasi itu diinisiasi Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Pendukung dan Keluarga Berencana Kabupaten Mimika.
Narasumber yang dihadirkan, Adeltje Pakade Kabid Pelembagaan PUG dari Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Provinsi Papua.
“Jadi kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dalam pembangunan nasional, menciptakan kesetaraan gender serta berkesempatan sama dalam pembangunan terutama bidang ekonomi, politik, dan budaya,” lanjutnya.
Wabup mengakui pada pemerintahan pusat maupun daerah, selalu didirikan instansi khusus gender yaitu pemberdayaan perempuan.
“Tidak ada dinas atau instansi khusus laki-laki, yang ada adalah pemberdayaan perempuan. Itu buktinya bahwa ada tempat buat yang lemah, ada tempat buat perempuan, anak-anak dan bagi mereka yang tidak mendapatkan perhatian,” urainya.
Menurut Wabup, PUG merupakan strategi yang harus diterapkan secara rasional dan sistematis untuk mencapai kesetaraan dan keadilan gender di semua aspek kehidupan manusia.
Dalam konteks pemerintahan daerah, PUG berarti memastikan bahwa semua kebijakan, program dan anggaran, mempertimbangkan kebutuhan dan aspirasi baik perempuan dan laki-laki.
“Ini adalah proses yang baik yang harus kita ikuti secara baik, sehingga tujuan dari sosialisasi ini bukan hanya pengetahuan semata, tetapi perlu kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Sekretaris DP3AP2KB Kabupaten Mimika, Supiah Narawena mengatakan usai materi hari ini, kegiatan dilanjutkan dengan pembentukan Pokja PUG yang terdiri dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Selanjutnya, menyusu Peraturan Bupati (Perbub) terkait penganggaran untuk memperkuat program-program yang mendukung kebutuhan kelompok-kelompok rentan seperti perempuan, kelompok disabilitas, anak-anak, lansia, penderita HIV AIDS dan juga kelompok terpinggirkan lainnya.
TIM












