Koreri.com, Sorong- Persiapan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Papua Barat Daya untuk upacara peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia terus dimatangkan.
Dalam tahapan kerangka menuju gladi kotor, kesiapan personel disebut telah mendekati 90 persen.
Dansat Brimob Polda Papua Barat Daya, Kombes Pol. Ari Setiawan, S.I.K.,M.H mengatakan seluruh materi utama latihan telah diberikan kepada para calon Paskibraka. Saat ini, pelatih tinggal melakukan penyempurnaan terhadap sejumlah gerakan agar pelaksanaan pengibaran maupun penurunan bendera berlangsung sempurna.
“Kalau materi sudah kita sampaikan semua, tinggal memperhalus gerakan-gerakan yang kurang. Sehingga saat penaikan maupun penurunan bendera benar-benar dikuasai,” ujar Dansat Brimob kepada wartawan disela-sela gladi upacara pengibaran bendera HUT RI ke-81 di Lapangan Reklamasi, Kota Sorong, Kamis (13/8/2026).
Menurut Mantan Kapolres Sorong Kota ini, tahap akhir latihan tidak hanya berfokus pada ketepatan gerakan, tetapi juga membangun mental dan kepercayaan diri para anggota Paskibraka. Mereka harus mampu tampil tenang di hadapan tamu undangan dan masyarakat saat upacara puncak HUT ke-81 RI.
“Tidak ada lagi istilah grogi, demam panggung dan sebagainya. Itu yang harus kita tanamkan kepada mereka, supaya pada hari pelaksanaan betul-betul punya kepercayaan diri untuk tampil,” katanya.
Ari menyebut kondisi kesehatan seluruh anggota Paskibraka hingga saat ini tetap terjaga meski menjalani latihan dalam kondisi cuaca yang cukup menantang.
“Cuaca di sini cukup panas, kemudian anginnya juga luar biasa. Tetapi anak-anak kesehatannya tetap terjaga. Sampai sekarang tidak ada yang menunjukkan gejala sakit. Alhamdulillah semuanya sehat,” jelasnya.
Untuk memastikan kondisi fisik peserta tetap prima, tim kesehatan dari pemerintah provinsi turut mendampingi selama proses latihan. Dukungan tenaga medis, dokter hingga rumah sakit juga disiapkan sebagai bagian dari sistem pengamanan dan pelayanan kesehatan Paskibraka.
127 Personel Disiapkan
Dalam rangka mendukung kelancaran prosesi pengibaran bendera, sebanyak 127 personel ditempatkan dalam formasi dan perangkat upacara.
Selain personel utama, panitia juga menyiapkan anggota cadangan sebagai langkah antisipasi apabila terdapat peserta yang berhalangan atau mengalami kendala menjelang hari pelaksanaan.
“Cadangan juga kita siapkan untuk mengantisipasi kalau nanti ada kendala atau yang berhalangan. Jadi pada hari pelaksanaan semuanya bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan,” tuturnya.
Sementara itu, khusus personel yang terlibat dalam perangkat pelatihan dan persiapan Paskibraka, terdapat sekitar 65 personel yang dikerahkan. Mereka terdiri atas pelatih dan unsur pendukung lainnya, termasuk yang tergabung dalam tim terkait perangkat pengibaran.
Latihan juga sempat dilaksanakan di lokasi lain untuk mematangkan materi penaikan dan penurunan bendera. Menurut Ari, berbagai kendala teknis yang ditemui selama latihan sejauh ini dapat diatasi dengan baik.
Tinggal Memantapkan Teknis Lapangan
Memasuki hari-hari terakhir menjelang upacara, perhatian kini diarahkan pada pemantapan teknis lapangan dan koordinasi seluruh unsur yang terlibat.
Kesiapan lapangan sejauh ini sudah dinilai memadai dan tidak diperkirakan mengganggu pelaksanaan upacara.
“Untuk kesiapan lapangan sampai saat ini sudah fix. Ini tidak mempengaruhi pelaksanaan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Papua Barat Daya, Drs. George Japsenang,M.Si mengatakan, koordinasi lintas panitia akan terus dilakukan, mulai dari aspek kesehatan, rangkaian acara hingga teknis lapangan.
Rapat pemantapan juga dijadwalkan untuk memastikan seluruh perlengkapan dan kebutuhan upacara dapat diselesaikan sebelum hari H.
Dengan waktu yang semakin dekat, para pelatih kini memusatkan perhatian pada detail-detail kecil agar seluruh gerakan Paskibraka terlihat seragam, disiplin dan presisi.
“Intinya sekarang kita tinggal finishing. Tiga hari ke depan seluruh perlengkapan dan persiapan kita selesaikan,” jelas Japsenang.
Satu tahapan penting sebelum memasuki gladi berikutnya dan gladi bersih.
Seluruh proses tersebut diharapkan mampu memastikan Paskibraka Papua Barat Daya tampil optimal dan membawa semangat kebangsaan dalam upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
KENN

























