7 Pekerja Lolos dari Aksi KKB Tambrauw Bakar Camp Perusahan: Aparat Perketat Patroli

Polres Tambrauw Cek Lokasi KKB Bakar Camp Perusahaan
Satreskrim Polres Tambrauw menggelar Olah TKP Kasus Pembakaran Camp Proyek pekerjaan jalan di Kampung Sikor, Distrik Fef, Kabupaten Tambrauw, Provinsi Papua Barat Daya, Jumat (6/11/2026) / Foto: Ist

Koreri.com, Fef – Kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kodap XXXIII Rumana Tambrauw kembali melakukan aksinya dengan membakar camp perusahan pekerjaan proyek di Kampung Sikor, Distrik Fef, Rabu (6/11/2026).

Wakil Panglima Kodap XXXIII Rumana Tambrauw, Letkol Leonardo Suvi mengklaim pihaknya bertanggungjawab atas kejadian tersebut.

“Kami bertanggung atas kejadian pembakaran camp pekerja tersebut,” tegas Leonardo dalam pernyataan klaimnya.

Akibat kejadian pembakaran camp proyek pekerjaan jalan di Tambrauw, tujuh pekerja melarikan diri.

Pihak Polres Tambrauw setelah menerima laporan insiden itu langsung turun ke TKP bersama aparat TNI dipimpin Kapolres AKBP Edward Panjaitan, S.I.K, M.H, Jumat (6/11/2026).

Kapolres Edward mengatakan, tujuh pekerja proyek jalan yang terdampak insiden pembakaran camp di Kampung Sikor berhasil ditemukan dan dievakuasi.

Ditengah upaya pemulihan situasi pascainsiden, aparat gabungan TNI-Polri meningkatkan patroli dan pengamanan untuk mencegah gangguan keamanan susulan.

Korban terakhir yang sebelumnya dilaporkan hilang, Naharudin (41), berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan telah dievakuasi.

Dengan demikian, seluruh pekerja yang terdampak insiden tersebut telah berhasil ditemukan.

Sebagai langkah antisipasi pihak kepolisian melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), pengumpulan barang bukti, serta pemantauan situasi keamanan di sekitar camp perusahaan dan Jembatan Imor Lama.

Pengamanan melibatkan personel Polres Tambrauw, Brimob, TNI, serta unsur masyarakat.

Patroli gabungan juga terus ditingkatkan, terutama di Distrik Fef, Distrik Bamusbama, dan sejumlah wilayah sekitarnya.

Langkah pengamanan tersebut dilakukan melalui patroli mobil, pengamanan terbuka dan tertutup, serta koordinasi intensif dengan Pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat guna menjaga stabilitas keamanan.

Kapolres juga menginstruksikan jajaran Intelkam untuk memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Sementara Satbinmas diminta mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat, sedangkan Satreskrim terus melakukan penyelidikan guna mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas insiden pembakaran tersebut.

Polres Tambrauw menegaskan komitmennya untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat, mencegah terjadinya gangguan keamanan, serta memastikan aktivitas warga dapat kembali berjalan normal.

Masyarakat pun diimbau tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, dan tidak menyebarkan kabar yang berpotensi memicu keresahan.

Partisipasi seluruh elemen masyarakat dinilai penting untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif di Kabupaten Tambrauw.

RLS