Demo Ricuh di Uncen Waena Pasca Gagal Long March: 4 Penanggung Jawab Aksi Diamankan

Demo Ricuh Abepura 30 9 2025

Koreri.com, Jayapura – Akibat upaya petugas Kepolisian melakukan penyekatan atau menghentikan massa aksi Solidaritas Aksi Uncen melakukan long march berujung ricuh.

Hal itu dipicu massa aksi yang memaksa melakukan long march dengan tujuan bergabung bersama peserta aksi di lingkaran Abepura dihentikan petugas Kepolisian lantaran dikuatirkan akan mengganggu ketertiban umum.

‎Hal tersebut diungkapkan Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR saat diwawancarai di Perumnas III Waena, Selasa (30/9/2025) siang.

‎Dikatakannya, sesuai komitmen bersama korlap massa aksi dari Solidaritas di awal bahwa tidak diperkenankan untuk melakukan long March.

“Silahkan sampaikan aspirasi di tempat, agar tidak mengganggu masyarakat lainnya,” tegasnya.

‎‎Namun massa aksi di Gapura Uncen Atas tetap memaksa untuk melakukan long march sehingga kemudian memicu terjadinya keributan.

“Bahkan anggota juga sempat dilempari dengan batu dan botol,” bebernya.

‎‎Demo Ricuh Abepura 30 9 2025 2Lebih lanjut kata Kapolresta, ada empat penanggung jawab aksi telah diamankan pihak Kepolisian lantaran diduga memprovokasi situasi.

‎‎”Empat orang sebagai penanggung jawab aksi telah kami amankan, karena telah lakukan provokasi situasi,” sambungnya.

‎‎Kapolresta juga menambahkan, untuk mengawal aksi penyampaian aspirasi hari ini sebanyak 670 personel gabungan dilibatkan dan ditempatkan di beberapa titik di dua lokasi diantaranya Abepura dan Heram.

Walau dalam pelaksanaannya kelompok yang menamakan diri mereka Solidaritas Aksi Uncen tidak mendapatkan ijin, namun pihak Kepolisian tidak pernah menutup ruang demokrasi yang ada.

‎”Pada prinsipnya ruang untuk menyampaikan aspirasi itu sah-sah saja, yang penting tidak mengganggu ketertiban umum seperti di Gapura Uncen Bawah. Mereka sampaikan aspirasi di tempat dan tertib, beda dengan yang di Uncen Atas, mereka memaksakan untuk lakukan long March, untuk itu tidak kami ijinkan,” tutup Kapolresta.

SBH