Koreri.com, Bula – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku bersama Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) memperkuat sinergi dalam perencanaan dan pembangunan infrastruktur jalan serta jembatan di wilayah setempat.
Sinergi ini dinilai penting untuk menyelaraskan kebutuhan pembangunan daerah dengan program infrastruktur yang menjadi kewenangan pemerintah pusat, sekaligus memastikan pembangunan berjalan terpadu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Plt. Kepala BPJN Maluku Muh. Ulwan Talaohu hadir didampingi sejumlah pejabat dan jajaran teknis, yakni Kepala Seksi Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur Jalan (KPIJ) Yade Trianto, Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan (PJJ) Mezach Rhulessin, Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah II Provinsi Maluku Toce Leuwol, Kepala Satker Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) Provinsi Maluku Julia O. Joris, PPK 2.6 Provinsi Maluku Melkianus Hitijahubessy, serta PPK Perencanaan Stanley R. Tumbelaka.
Sementara dari Pemerintah Kabupaten SBT turut hadir Sekretaris Daerah SBT Ahmad Q. Amahoru, Kepala Dinas PUPR SBT Ramly Sibualamo, Ketua Komisi II DPRD SBT Husin Rumadan, beserta jajaran staf.
Ulwan menegaskan, sinergitas antara BPJN Maluku dan Pemkab SBT sangat diperlukan agar perencanaan pembangunan infrastruktur dapat dilakukan secara terpadu dan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Ke depan akan ada sinergitas perencanaan antara Kabupaten Seram Bagian Timur dengan BPJN Maluku. Kita akan terus melakukan koordinasi dalam rangka menyukseskan seluruh program dan mensinergikan pembangunan jalan dan jembatan di Kabupaten Seram Bagian Timur,” ujarnya.
Menurut Ulwan, koordinasi antara BPJN Maluku dan Pemerintah Kabupaten SBT menjadi bagian penting dalam menyelaraskan kebutuhan pembangunan daerah dengan program pembangunan jalan dan jembatan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat.
Dengan koordinasi yang kuat, setiap program diharapkan dapat direncanakan secara lebih efektif sehingga pembangunan infrastruktur tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi saling mendukung untuk membuka akses dan meningkatkan konektivitas antarwilayah.
Sinergi pembangunan jalan dan jembatan tersebut diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Seram Bagian Timur.
Selain mempermudah mobilitas masyarakat, keberadaan infrastruktur yang memadai juga dinilai penting untuk memperlancar distribusi barang dan jasa serta menunjang aktivitas perekonomian masyarakat.
Melalui koordinasi yang dilakukan secara berkelanjutan, BPJN Maluku bersama Pemkab SBT berkomitmen mendorong pelaksanaan pembangunan infrastruktur yang terpadu, efektif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan diharapkan tidak hanya meningkatkan aksesibilitas, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mempercepat pemerataan pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Seram Bagian Timur.
RLS


























