Pemkab Mimika Alokasi 700 Juta Bangun Sentra Perikanan Kampung Akar

Klemens Ohoilulin Plt Kadis Kelautan Perikanan Mimika
Plt Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Mimika, Klemens Ohoilulin / Foto: Ist

Koreri.com, Timika – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Dinas Perikanan dan Kelautan setempat terus mendorong penguatan sektor perikanan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan nelayan.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni pembangunan Sentra Perikanan di Kampung Akar, Kabupaten Mimika, yang akan dilengkapi fasilitas penyimpanan dan pembekuan hasil tangkapan nelayan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Mimika, Klemens Ohoilulin mengatakan pembangunan sentra perikanan tersebut saat ini memasuki tahap proses kontrak.

“Untuk Kabupaten Mimika sendiri ada satu sentra perikanan di Kampung Akar. Sekarang sedang dalam proses kontrak pembangunan cold storage dan setelah kontrak, direncanakan akhir Agustus pihak kontraktor sudah mulai bekerja,” ungkap Kadis Klemens Ohoilulin dalam keterangannya di Timika, Senin (17/8/2026).

Menurut dia, sentra perikanan tersebut akan dibangun dalam bentuk gedung semi permanen yang dilengkapi ruang pembekuan dan fasilitas pabrik es portable.

Fasilitas tersebut diharapkan menjadi tempat penampungan hasil tangkapan nelayan sebelum dipasarkan, sehingga kualitas ikan tetap terjaga dan memiliki nilai jual yang lebih baik.

“Jadi nanti hasil tangkapan masyarakat akan ditampung di sentra perikanan. Kita juga akan mengatur agar ada pihak yang mengelola sentra tersebut,” ujarnya.

Klemens menjelaskan, pembangunan sentra perikanan itu menelan anggaran sekitar Rp700 juta.

Dan kehadirannya diharapkan dapat memperkuat rantai pasok hasil perikanan dari kampung hingga pasar.

Selama ini, kata dia, di sejumlah kampung memang sudah terdapat pengusaha atau pengepul yang membeli hasil tangkapan nelayan.

Namun, sebagian besar pengepul hanya mengambil jenis ikan tertentu sesuai kebutuhan pasar.

Maka melalui sentra perikanan ini, hasil tangkapan nelayan nantinya diharapkan dapat terserap lebih luas. Berbagai jenis ikan dapat dikumpulkan dan disesuaikan dengan ukuran maupun kebutuhan pasar.

“Kalau selama ini pengepul mengambil jenis tertentu, dengan adanya sentra perikanan ini diharapkan semua jenis ikan bisa diambil dan disesuaikan dengan ukuran yang dibutuhkan pasar,” jelasnya.

Dari sisi fasilitas, sentra perikanan akan memiliki ruang pembekuan dan freezer yang telah dilengkapi peralatan tambahan untuk mempercepat proses pembekuan.

“Ini freezer biasa, tetapi ada penambahan peralatan sehingga proses pembekuan bisa lebih cepat dibandingkan freezer biasa,” kata Klemens.

Pembangunan sentra perikanan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Mimika menerjemahkan visi pembangunan “membangun dari kampung ke kota”, dengan memperkuat potensi ekonomi masyarakat dari tingkat kampung.

Dengan dukungan fasilitas penyimpanan, pembekuan dan pengelolaan hasil tangkapan, pemerintah berharap nelayan tidak hanya menjadi pemasok bahan mentah, tetapi semakin memiliki posisi tawar dalam rantai perdagangan perikanan.

Kedepan, pengelolaan sentra perikanan akan ditata agar dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat nelayan, sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi baru di kawasan pesisir Mimika.

EHO