Fokus  

SCM BPJN Maluku Tahap III, Evaluasi Progres Jalan Popjetur–Batu Goyang

snap 1790912933328

Koreri.com, Ambon — Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku menggelar Show Cause Meeting (SCM) Tahap III tingkat Balai untuk mengevaluasi progres Paket Pembangunan Jalan Popjetur–Batu Goyang.

Rapat evaluasi berlangsung di Ruang Rapat Kepala BPJN Maluku, Rabu (30/9/2026), dipimpin langsung Plt. Kepala BPJN Maluku, Muh. Ulwan Talaohu.

Pertemuan tersebut dihadiri Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan Mezack Ruhulessin, Kasatker PJN Wilayah III Provinsi Maluku David M. Samosir, Kasatker P2JN Provinsi Maluku Julia O. Joris, PPK 3.1 Provinsi Maluku Achmad Syaugi Karim, PPK Pengawasan Cherry Tatipikalawan, tim teknis, pimpinan penyedia jasa PT Graha Prasarana Sentosa, serta Tim Konsultan Supervisi.

Konsultan supervisi terdiri dari KSO PT Esa Pratama Cipta Selebes, PT Arci Pratama Konsultan, dan PT Prima Nurkele Konsultan.

Dalam rapat tersebut, progres pekerjaan menjadi perhatian utama, termasuk pembahasan langkah penanganan terhadap berbagai kendala yang memengaruhi pelaksanaan pembangunan di lapangan.

Plt. Kepala BPJN Maluku, Muh. Ulwan Talaohu, menegaskan evaluasi dan penanganan pekerjaan harus dilakukan secara serius oleh seluruh pihak yang terlibat.

“Evaluasi dan penanganan pekerjaan ini harus menjadi perhatian serius bagi seluruh pihak. Penyedia jasa diinstruksikan untuk segera menyusun action plan penanganan yang realistis, sehingga kendala di lapangan dapat dituntaskan secara terukur dan tepat waktu,” tegas Ulwan.

Melalui SCM Tahap III ini, BPJN Maluku mendorong penyedia jasa segera merealisasikan langkah perbaikan sesuai hasil evaluasi dan komitmen yang telah disampaikan.

Percepatan pekerjaan diharapkan tetap dilakukan dengan memperhatikan kualitas pekerjaan, target pelaksanaan, serta ketepatan waktu, sehingga pembangunan Jalan Popjetur–Batu Goyang dapat memberikan dukungan terhadap konektivitas dan akses masyarakat di wilayah Maluku.

BPJN Maluku menegaskan evaluasi melalui SCM menjadi bagian dari upaya pengendalian pekerjaan sekaligus memastikan pembangunan infrastruktur jalan nasional berjalan sesuai target dan ketentuan yang berlaku.

RLS