Koreri.com, Ambon – Gubernur Maluku, Murad Ismail menyatakan Presiden RI Joko Widodo merencanakan kunjungan ke Kota Ambon.
“Rencana kunjungan Presiden telah diagendakan minggu ketiga bulan ini, namun karena belum ada persiapan, makanya diundur. Mungkin dalam waktu yang tidak lama Presiden Joko Widodo akan berkunjung di Ambon,” ungkapnya di Ambon, Senin (22/2/2021)
Dijelaskan Gubernur, kujungan Presiden Joko Widodo dalam rangka meninjau lokasi pembangunan Ambon New Port, dan Pelabuhan Lumbung Ikan Nasional (LIN) terintegrasi yang berada antara Desa Waai-Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, dengan luas 700 hektar.
Ambon New Port akan menjadi pelabuhan terbesar peti Kemas di kawasan Indonesia Timur yang nantinya mengekspor ikan Tuna ke China, Korea dan Jepang.
“Jadi kalau ikan di ekspor melalui Surabaya sampai Jepang memakan waktu 25 hari. Sedangkan dari peti kemas bertahan hanya 20 hari. 21 hari saja, ikan yang tadi harga 100 dolar turun menjadi 10 dolar.Jadi kalau dari Maluku ke atas paling lama 12 hari sudah sampai daerah tujuan, itupun kapasitas ekspor diatas 80-100 ton,” rincinya lagi.
Gubernur menambahkan, untuk 15 – 25 ton ikan yang diekspor tetap menggunakan pesawat Garuda menindaklanjuti MoU bersama Direktur Utama maskapai penerbangan tersebut.
“Hampir setiap hari ekspor Tuna ke Jepang. Jadi pertumbuhan ekonomi Maluku dalam masa Pandemi Covid-19 hanya 2 provinsi yang tidak mengalami minus, salah satunya Maluku mengalami plus diatas 2 persen,”pungkasnya.
MP-RR































