Koreri.com, Jayapura – Kepala Komnas HAM Perwakilan Provinsi Papua Frits Ramandey menjenguk Frits Sem (22), korban penembakan di Distrik Nimboran, Kabupaten Jayapura, Selasa (3/8/2021).
Ia didampingi Kabid Dokkes Polda Papua Kombes Pol Dr. Nariyana
Turut hadir, Kepala Rumkit Polda Papua Dr. Andi Mappaodang, Sp.B., FinaCs., M.Kes dan Wadir Intelkam Polda Papua AKBP Angling Guntoro.
Ramandey pada kesempatan menyampaikan, korban penembakan mendapatkan perawatan yang profesional dari RS Bhayangkara.
“Korban saya lihat stabil. Saat saya pegang tangannya, korban masih bisa berinteraksi. Yang pasti korban tidak memakai oksigen, artinya korban masih bernafas dengan baik,” akuinya.
Menurut Ramandey, secara umum kondisi korban stabil.
“Mengenai investigasi kami belum mendapat kesimpulan karena kami belum menyelesaikan investigasi ini, walaupun tadi kami sudah ke TKP, rekonstruksi, reposisi korban dan kita lihat beberapa bukti-bukti di TKP,” terangnya.
Ramandey juga menegaskan bahwa pemberitaan korban Frits Sem (22) meninggal dunia itu hoax ataupun berita tidak benar.
“Saya berharap masyarakat tidak lagi menyebarluaskan informasi yang kurang akurat dan tidak tepat. Saya pastikan, saya sudah masuk dan menjenguk Frits Sem dalam kondisi stabil,” tandasnya.
Kabid Dokkes Polda Papua menegaskan komitmen pihaknya.
“Korban harus selamat, alhamdulillah kondisinya saat ini stabil dan Ketua Komnas HAM juga melihat keadaan korban dengan sendiri,” tegasnya.
Pihanya akan terus memberikan pelayanan terbaik kepada korban.
“Karena sudah menjadi tanggungjawab kami untuk memberikan pelayanan terbaik kepada setiap pasien di RS Bhayangkara ini,” tukasnya.
VER































