Police Go To Campus Beri Pemahaman Berlalu lintas

Kapolda Pap Police Go To Campus
Kapolda Papua Irjen Pol. Paulus Waterpauw saat hadir pada pembukaan program Police G To Campus di Uniyap, Kota Jayapura, Kamis (24/10/2019)

Koreri.com, Jayapura – Polda Papua melaksanakan kegiatan Police Go To Campus bertempat di auditorium Universitas Yapis, kawasan Dok V, Kota Jayapura, Kamis (24/10/2019).

Giat tersebut mengusung tema “SDM Unggul Indonesia Maju, Profesionalisme Lalu Lintas Jalan maka Terselenggara Situasi Kamseltibcarlantas”.

Kapolda setempat, Irjen Pol. Paulus Waterpauw menjelaskan kegiatan Police Go To Campus ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang tata cara berlalu lintas yang baik dan benar.

“Sehingga mereka terhindar dari kecelakaan lalu lintas yang bias berakibat terjadinya korban manusia dan material.,” akuinya.

Menurut Kapolda, dengan adanya pembangunan infrastruktur dan pengembangan iptek yang sangat pesat, apabila tidak dikelola dengan baik maka akan mengakibatkan gangguan kamtibmas khususnya kamseltibcar lantas.

“Hal ini dapat dilihat dari banyaknya kasus laka lantas yang terjadi di wilayah Polda Papua yang disertai dengan korban meninggal dunia (MD), luka berat (LB), luka ringan (LR) dan harta benda (material),” sambungnya saat membuka kegiatan.

Dikatakan, permasalahan lalu lintas yang mulai dirasakan oleh masyarakat yaitu semakin meningkatnya pelanggaran lalu lintas yang terjadi di jalan raya serta terjadinya kemacetan di beberapa titik ruas jalan khususnya wilayah Kota Jayapura dan sekitarnya.

Dari data laka lantas yang terjadi selama 2019 sejak Januari hingga Oktober 2019 tercatat 810 kasus kecelakaan lalu lintas dengan korban MD 112 orang, LB 425 orang dan LR sebanyak 846 Orang serta kerugian material mencapai Rp4.117.800.000,-

“Hal ini disebabkan karena faktor manusia yang kurang tertib dan patuh terhadap peraturan berlalu lintas. Juga karena infrastruktur dan sarana prasarana jalan yang belum memadai seperti kurangnya rambu lalu lintas dan jalan yang relatif sempit,” sambungnya.

Lanjut Kapolda, UU 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan telah mengamanatkan 4 hal yang harus dilaksanakan yaitu, mewujudkan dan memelihara keamanan, keselamatan dan kelancaran berlalu lintas (Kamseltibcar Lantas), meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas. membangun budaya tertib berlalu lintas dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik.

“Empat poin ini memiliki permasalahan yang kompleks dan tidak bisa di tangani oleh Polri sendiri, sehingga diperlukan sinergitas antar pemangku kepentingan atau stakeholder terkait di bidang lalu lintas untuk menemukan akar masalah dan mencari solusi pemecahan yang dapat diterima dan dilaksanakan oleh semua pihak,” imbuhnya.

Perlu ketahui, saat ini Polda Papua juga melaksanakan Operasi Zebra 2019 sejak 23 Oktober hingga November 2019 (selama 14 hari) dengan sasaran prioritas pelanggaran yang menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas antara lain pengemudi atau pengendara menggunakan handphone, melawan arus, berboncengan lebih dari satu, di bawah umur; tidak menggunakan helm SNI, menggunakan narkoba atau mabuk; dan melebihi batas kecepatan yang ditentukan.

Dengan dilakukan penegakan hukum terhadap sasaran prioritas tersebut, maka diharapkan terselenggaranya situasi kamseltibcar lantas di wilayah Papua.

Wakil Rektor I Uniyap, Abdul Rasyid, mengatakan kegiatan Police Go To Campus ini merupakan suatu kehormatan bagi Uniyap bisa menjadi target untuk program khususnya Dirlantas Polda Papua terkait dengan polisi masuk ke kampus.

“Kami merasa jika ini adik – adik mahasiswa masih butuh sedikit pencerahan lagi terkait berlalu lintas mengingat banyak terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mahasiswa,” kata Andil Radius.

Menurut Radius, kebanyakan pengendara menggunakan kendaraan baik roda dua maupun roda empat. mudah-mudahan setelah ini bisa menjadi pelopor keselamatan dalam berkendara dan yang terakhir kepada mahasiswa/ mahasiswi.

“Saya berharap semua mahasiswa untuk ikut sepenuhnya supaya apa yang disampaikan bisa menjadi pendidikan dan pengalaman yang baik sehingga dapat berkendaraan dengan baik,” tukasnya.

Selain Kapolda, turut hadir Wakapolda Papua Brigjen Pol Drs. Yakobus Marjuki, Pejabat Utama Polda Papua, Wakil Rektor 1 Uniyap Papua Abdul Rasyid, perwakilan Bappeda Papua, perwakilan Bank BRI, perwakilan Dishub Prov. Papua, PT. Hajrat Abadi, perwakilan Kombos Toyota, dan mahasiswa/mahasiswi Universitas Yapis Papua kurang lebih 450 orang.

VDM