PDAM Jayapura Layani Keluhan Pelanggan Secara Online dan Offline

WhatsApp Image 2021 04 01 at 07.55.06
Direktur Utama PDAM Jayapura, DR. Entis Sutisna. Foto: Audi

Koreri.com, Jayapura – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jayapura membuka pelayanan secara online dan offline untuk memberikan solusi terhadap keluhan pelanggan air bersih sering terjdi di masyarakat Kota dan Kabupaten Jayapura.

Direktur Utama PDAM Jayapura, DR. H. Entis Sutisna, mengatakan keluhan pelanggan air bersih di Kota dan Kabupaten Jayapura sangat variatif mulai dari lonjakan pembayaran tagihan rekening air, kebocoran pipa air pelanggan dan distribusi air yang tidak lancar.

“Pertama saya sudah monitoring di berbagai media sosial seperti IKKJ dan langsung pelanggan itu memang sangat variatif keluhan masyarakat,” kata Dr. Entis Sutisna saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (31/3/2021).

Dijelaskan, PDAM sudah menyiapkan beberapa sarana untuk pengaduan pelanggan di seluruh loket pelayanan itu ada bagian penerima pengaduan mulai dari Jayapura Utara, Japsel, Abepura, Waena dan Sentani kita sudah staf untuk menangani keluhan masyarakat.

“Jadi, kalau ada keluhan masyarakat silahkan melakukan pengaduan ke loket pelayanan PDAM yang tersedia, ada juga website PDAM melalui aplikasi si pintar PDAM itu sudah memudahkan pelanggan untuk melakukan pengaduan,” ujarnya.

Menurutnya, secara mekanisme organisasi PDAM Jayapura sudah menggunakan IT dalam proses smart city ini sehingga pengaduan pelanggan berbasis android dan masyarakat bisa akses PDAM melalui hp dan juga bisa mengadu.

“Mengadu keluhan – keluhan ini ada aplikasi kami PDAM info yang menjadi jembatan pelanggan dengan PDAM kira – kira apa yang dibutuhkan pelanggan dan PDAM, selain itu masyarakat bisa lagnsung ke loket – loket pelayanan,” katanya.

Diharapkan apapun keluhan pelanggan berkaitan dengan pelayanan PDAM itu selalu kami utamakan kepuasan pelanggan.

“Jadi ada hal apapun silahkan untuk diinformasikan ke cabang – cabang terdekat, apabila tidak puas menyampaikan langsung ke Direktur Umum, Teknik dan Dirut PDAM Jayapura. sehingga pelayanan pelanggan maksimal dan keluhan pelanggan segera ditangani,” kata Sutisna.

Pembayaran Rekening Air

Dalam perjalanan PDAM Jayapura juga tidak optimal melihat pembayaran rekening air pelanggan jadi rata – rata berdasarakan data keuangan periode Januari sampai Maret 2021 efektifitas penagihan rekening air pelanggan hanya sekitar 59 persen.

Memang ada sedikit kenaikan 58,5 persen dari tahun 2020, ada sekitar 41,5 persen pelanggan yang belum bayar tagihan rekening air. Ini yang menjadi pekerjaan rumah kami karena masih ada pelanggan yang mengabaikan tagihan yang masuk dan belum dibayar.

Mudah – mudahan dengan data yang saat ini dan ditemukan pelanggan yang menunggak tagihan diatas 3 bulan kita akan lakukan pemutusan sementara, setelah pelanggan bayar rekening air baru disambung kembali.

Distribusi Air Bersih

Kita akui beberapa wilayah digilir pendistribusian air bersih seperti Jayapura Utara, Abepura, Abe Pantai dan tanah hitam. Semua ini karena memang kita gunakan interkonesi artinya sistem pelayanan air bersih PDAM ini betul – betul tidak dari satu sumber air.

Sumber air pisah – pisah mulai dari angkasa, abepura, Entrop dan sentani menyebabkan pelayanan kita tertuju pada zona – zona itu yang tidak bisa dibantu atau inter koneksi karena memang.

“Jadi skematik itu masyarakat di wilayah hamadi, argapura itu dapat air dari intek sumber air entrop yang disuplay ke pasar dan sebagian wilayah entrop, kalau sumber air entrop kita fungsikan berarti hanya masyarakat entrop saja menggunakan air bersih,” jelasnya.

Begitu pula di angkasa bergantung di kali anafre. Ini yang menyebabkan kami berikan pelayanan air bersih ke masyarakat itu ada beberapa wilayah yang mengalami ksulitan dalam artian durasi tidak begitu lama dan seminggu bisa tiga kali.

“Ini sistem yang dari dulu tidak ada perubahan sehingga sya beraharap pelanggan yang mendapat layanan di gilir itu harus dimanfaatkan ketika air mengalir dapat dimanfaatkan secara optimal,” pungkasnya.

HEV