Koreri.com, Jayapura – Insiden bentrok yang melibatkan dua kelompok suku asal Maluku di Kota Sorong, Papua Barat hingga memicu jatuhnya belasan korban jiwa mengundang keprihatinan berbagai pihak.
Salah satunya, Ketua Ikatan Keluarga Maluku (Ikemal) di Tanah Papua, Christian Sohilait yang langsung angkat bicara.
“Saya minta agar masalah yang terjadi di Kota Sorong ini dapat dilihat sebagai masalah perselisihan yang merupakan kriminal murni,” pintanya, Selasa (25/1/2022).
Sohilait tak lupa, mengapresiasi pihak Kepolisian yang telah mengambil langkah tegas guna penyelesaian masalah secara hukum.
Ia juga berpesan masyarakat Maluku di tanah Papua agar tidak terprovokasi. Namun sebaliknya saling mengingatkan untuk menjaga persatuan dan kesatuan
Sohilait juga mengharapkan agar masyarakat Maluku yang ada di tanah Papua tidak menyebarkan informasi seperti gambar, foto serta hal lainya di media sosial terkait dengan peristiwa di Kota Sorong.
Ia pada kesempatan itu mengajak seluruh masyarakat Maluku untuk menjaga persatuan dan kesatuan serta kedamaian di tanah Papua.
“Atas nama Ikemal di tanah Papua saya menyampaikan , turut berduka cita yang mendalam kepada para korban jiwa. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan penghiburan,” pungkasnya.
OZIE













