Danrem 172/PWY: Amunisi Milik Prada YW Didapat Secara Ilegal

WhatsApp Image 2022 06 17 at 20.35.28
Danrem 172/PWY, Kolonel Inf. J.O Sembiring / Foto: Seo Balubun

Koreri.com, Jayapura – Komandan Korem 172/PWY, Kolonel Inf. J.O Sembiring, mengatakan amunisi milik oknum prajurit TNI AD berinisial YW yang ditangkap di Bandara Sentani pada hari rabu 8 Juni 2022 saat hendak berangkat ke Yalimo didapatkan secara ilegal.

“Ya, 42 amunisi milik oknum prajurit TNI itu didapatkan secara ilegal,” kata Danrem 172/PWY saat gelar ramah-tamah bersama wartawan di Kota Jayapura, Jumat (17/6/2022).

Pamen Kopassus yang akrab disapa Bang Jo memberikan apresiasi kepada petugas Avsec bandara sentani yang telah menemukan amunisi milik oknum prajurit TNI berinisial YW.

“Ini bagian prestasi sehingga perlu kita berikan apresiasi. Memang sebelumnya TNI-Polri bersama –sama melakukan kegiatan pencegahan,” ujar Bang Jo.

Saat ini, kata Bang Jo, penyidik Pomdam XVII/Cenderawasih masih dalam penyelidikan apakah amunisi tersebut akan dijual ke KKB atau tidak.

“Tapi dengan membawa jumlah segitu (42 butir amunis kaliber 5,56)  tentu kita menaruh kecurigaan tapi sekarang masih dalam proses dan ini akan ditindak lewat panglima,” katanya.

Disinggun apakah ada indikasi keterlibatan anggota TNI lain? “Itu masih dalam penyelidikan oleh Pomdam XVII/Cenderawasih,” ujarnya.

Dikatakan, pihaknya tetap memberikan penghargaan kepada yang prajurit berprestasi dan hukuman bagi prajurit yang melakukan pelanggaran.

Kedepan, kata Danrem, kalau ada kekurangan prajurit TNI dilapangan yang melakukan pelanggaran segera laporkan langsung kepada komandan korem.

“Kita akan perbaiki dengan tujuan kita akan membangun proyeksi dengan semua masyarakat dan stake holder, kemudian kita perlu mengobati dan menyembuhkan luka, menguburkan dendam dan memperkuat kebersamaan,” kata Danrem.

Bang Jo yang baru menjabat Komandan Korem 172/PWY telah membangun komunikasi dan sinergitas antara media dan instansi terkait seperti protokoler, Airnav, GM Angkasapura, Lanud, agar mereka lebih proaktif bersinergi untuk mencegah kegiatan-kegiatan ilegal yang akan dilakukan melalui bandara sentani.

“Pangdam XVII/Cenderawasih telah memerintahkan saya sebagai Danrem untuk turut serta membuat kegiatan cegah semua barang-barang ilegal yang akan dibawah ke wilayah pegunungan, baik amunisi, senjata, miras ilegal maupun narkoba,” tegasnya.

“Barang haram ini tidak boleh naik karena akan merusak dan bisa menciptakan konflik antara masyarakat di daerah pegunungan Papua. Kalau orang mabuk tidak sadar dia tikam orang jadi perang suku itu tidak baik,” pungkasnya.

SEO