Polres Keerom-Kejari Jayapura Musnahkan BB Ganja Seberat 8,6 Kg

WhatsApp Image 2022 09 05 at 10.49.32 1
Proses pemusnahan barang bukti (BB) narkotika jenis ganja di halaman Mako Polres Keerom, Kampung Asyaman Arso Swakarsa, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Papua, Senin (5/9/2022) / Foto: Humas Polres Keerom

Koreri.com, Keerom – Polres Keerom bersama kejaksaan negeri Jayapura musnahkan barang bukti narkotika jenis ganja seberat 8,6 kilogram di halaman Mako Polres Keerom, Jln. Bhayangkara, Kampung Asyaman Arso Swakarsa, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Papua, Senin (5/9/2022).

Pemusnahan barang bukti ganja ini dipimpin Waka Polres Keerom, Kompol. Muh. Nur Bakti didampingi kasie Pidum Kejari Jayapura, Dani Rumaikewi, Jaksa Victor Suruan, Kasat Reserse Narkoba, AKP. Amir Mahmud, KBO Resnarkoba IPTU Syamsuddin, Staf Pidum Kejari Jayapura, Hein Ansanai, LBH Juctise and Peace, Edi Amoye, para penyidik dan tersangka.

Waka Polres Keerom, Kompol. Muh. Nur Bakti, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Satuan Reserse Narkoba atas keberhasilan mengungkapan kasus tindak pidana Narkoba jenis ganja.

“Kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika jenis ganja ini merupakan pengungkapan kasus dari tiga Laporan Polisi dari enam orang terduga pelaku JA, YY, WP, DP, ES dan YS dengan total jumlah keseluruhan barang bukti sebanyak 8.673,35 Gram,” kata Wakapolres.

Dijelaskan, pemberantasan Narkoba tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tapi menjadi tanggung jawab kita semua dalam memberantas Narkoba di kabupaten Keerom.

“Kami akan sekuat tenaga memberantas peredaran narkoba di Kabupaten Keerom, sedangkan pemusnahan barang bukti Narkotika jenis ganja ini adalah salah satu bentuk pertanggung jawaban kami kepada masyarakat selaku Kepolisian,” ujarnya.

“Selain itu kami juga terus mengkampanyekan bahaya dan dampak penggunaan narkoba kepada seluruh elemen masyarakat,” sambung Wakapolres.

Sementara itu, Kasat Reserse Narkoba Polres Keerom, AKP Amir Mahmud, mengatakan bahwa pelaku menggunakan cara-cara khusus dalam menjalankan aksinya.

Oleh karena itu, hampir seluruh negara di belahan dunia berkomitmen memerangi kejahatan narkoba dimana pemberantasan narkoba menjadi komitmen di hampir seluruh negara, bukan hanya berbicara tentang penegakan hukum terhadap para pelaku penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba saja.

“Tetapi juga harus dilaksanakan secara preentif dan preventif yang menjurus pada tindakan untuk menyadarkan para pengguna agar tidak lagi menggunakan narkoba, Serta bagaimana mencegah masyarakat supaya tidak menjadi korban dan terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika,” ujar Kasat Narkoba.

RES