Koreri.com,Manokwari– Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua Barat (DPR-PB) menyayangkan sikap Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov Papua Barat yang tidak menghargai undangan badan anggaran (Banggar).
Wakil Ketua II DPR Papua Barat H. Saleh Siknun,S.E saat memberikan keterangan persnya kepada wartawan di Manokwari, Rabu (21/9/2022) mengatakan bahwa, pihaknya sudah menyurati tim angggaran pemerintah daerah (TAPD) untuk bersama-sama membahas tentang sejumlah agenda terkait program kegiatan.
Salah satu agenda penting yang dibahas yaitu tentang penginputan serta usulan program kegiatan oleh DPR Papua Barat pada tahun 2021 dan 2022, ada juga beberapa aspirasi yang didapatkan terkait dengan sejumlah program belum terinput dalam dokumen APBD Perubahan 2021.
Ironisnya, TAPD Pemerintah Daerah Papua Barat yang hadirnya hanya Kepala Bappenda, sedangkan Sekda sebagai ketua dan yang lainnya tidak hadir dengan alasan sedang melaksanakan dinas luar.
“Kami menyayangkan ketidakhadiran TAPD Pemprov Papua Barat ini tidak disertai dengan penjelasan surat balasan, artinya kalau berhalangan hadir harusnya menyurati kami secara kelembagaan,” ungkap Saleh Siknun kepada wartawan.
Diakui Saleh Siknun pihaknya mendapat informasi Pj Gubernur Drs Paulus Waterpauw,M.Si melaksanakan tugas di Aceh terkait raker otonomi khusus, sedangkan Sekda Dr Nataniel Mandacan,M.Si sementara melaksanakan tugas luar daerah tetapi secara etika harus disampaikan secara tertulis supaya diketahui lebih awal.
Dijelaskan politisi PDI Perjuangan ini bahwa ketika ketua TAPD hadir maka akan dilanjutkan dengan kesiapan pembahasan dokumen rancangan APBD Perubahan 2022.
“Kita mau clearkan disini, karena mereka tidak datang ya kita putuskan pertemuan ini diagendakan kembali hari Senin 25 September 2022, Pak Sekda harus hadir bersama Kepala BPKAD, Bappenda dan juga OPD teknis terkait dengan usulan anggota DPR-PB tahun 2020, 2021 dan 2022,” ujarnya.
Pimpinan DPR Papua Barat berharap terkait kehadiran atau tidaknya TAPD harus dibalas secara kelembagaan kepada legislatif sehingga tidak terjadi miskomunikasi.
KENN






























