Koreri.com, Manokwari– Setelah penetapan dan konsultasi anggaran pendapatan dan belanja daerah perubahan (APBD-P) Provinsi Papua Barat tahun 2022, tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) Pemerintah Provinsi Papua Barat mulai fokus untuk mengusun rencana kerja (Ranja) rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) induk tahun anggaran 2023.
Kordinator perencanaan TAPD Provinsi Papua Barat Dance Sangkek,S.H.,M.M saat dikonfirmasi awak media, Rabu (12/10/2022) bertolak dari pengalaman tahun sebelumnya maka pihaknya tidak mau terulang lagi.
Sehingga saat ini eksekutif mulai memetakan program-program dan sudah mulai ke Renja rancangan APBD Induk tahun anggaran 2023, diupayakan paling cepat sebelum akhir Oktober 2022 materi KUA/PPAS induk T.A 2023 sudah siap diserahkan kepada DPR Papua Barat untuk dibahas bersama.
“Kita harap minggu ketiga, kerja saya sudah selesai dari SKPD untuk mengumpulkan renja induk 2023,” ucap Dance Sangkek dengan berharap dukungan seluruh OPD guna kelancaran penyusunan RAPBD induk 2023.
Dikatakan Sangkek bahwa, untuk mempercepat pembahasan APBD sehingga penyerapan anggaran juga meningkat maka dukungan semua pihak dalam memasukan program dari OPD termasuk Pokir DPR Papua Barat juga dipercepat sehingga sistim SIPD dapat diinput lebih cepat.
Dance memastikan ketika pembahasan APBD Perubahan sedikit mengalami dinamika positif sehingga proses penyusunan rancangan APBD induk 2023 di eksekutif hingga pembahasan di legislatif optimisi berjalan lancar.
KENN




























