Matangkan Kesiapan, Disepakati DOB PBT : Setiap Kabupaten Alokasikan Anggaran Dalam APBD

IMG 20230127 WA0000
Empat Kepala Daerah Tanda Tangan Kesepakatan mendorong Pemekaran DOB Provinsi Papua Barat Tengah.(Foto : Istimewa)

Koreri.com, Wasior – Kesiapan pemekaran calon daerah otonomi baru Provinsi Papua Barat Tengah (DOB PBT) mulai masuk dalam tahap pematangan. Empat kepala daerah dan wakil kepala daerah yang merupakan calon daerah bawahan gelar pertemuan di Sasana Karya, Kabupaten Teluk Wondama, Provinsi Papua Barat, Kamis (26/1/2023).

Empat kepala daerah yang ikut pertemuan tersebut, Bupati Teluk Wondama Ir Hendrik Mambor,M.M, Bupati Teluk Bintuni Ir Petrus Kasihiw,M.T, Wakil Bupati Fakfak Yohana Dina Hindom, S.E.,M.M dan Wakil Bupati Kaimana Hasbulla Furuada.

Dalam pertemuan yang merupakan lanjutan dari rapat sebelumnya di Oransbari, Kabupaten Manokwari Selatan beberapa waktu lalu itu bersepakat mengusulkan pembentukan provinsi baru pemekaran dari Provinsi Papua Barat yang diberi nama Provinsi Papua Barat Tengah (PBT). Sebelumnya usulan daerah otonom baru (DOB) yang diajukan dengan nama Provinsi Bomberay Raya sesuai nama wilayah adat kawasan itu.

Wilayah Provinsi Papua Barat Tengah sendiri mencakup wilayah administratif dari ke-4 kabupaten tersebut yaitu Teluk Wondama, Teluk Bintuni, Fakfak dan Kaimana.

Ikut hadir juga ketua Panja Pembentukan DOB Papua Barat Tengah DPR Papua Barat Mudasir Bogra dan Dominggus Urbon bersama Anggota MRP-PB perwakilan wilayah adat Bomberai Cyrllus Adopak, selain itu ada Ketua Dewan Adat Papua (DAP) Daerah Wondama Adrian Worengga bersama para pengurus, Ketua LMA Suku Kuri dari Kabupaten Teluk Bintuni Yunus Reinsawa juga perwakilan Petuanan Raja dari Kabupaten Fakfak Arif Rumagesan serta Tim Kajian Akademis dari Universitas Cenderawasih Jayapura yang dipimpin Prof Basir Rohrohmana.

“Hari ini kita sudah putuskan nama DOB itu adalah DOB Provinsi Papua Barat Tengah, pemekaran dari Provinsi Papua Barat. Artinya satu masalah selesai, “ucap Bupati Teluk Bintuni Ir Petrus Kasihiw,M.T

Juga disepakati masing-masing kabupaten akan mengalokasikan anggaran dari APBD untuk mendukung kerja tim percepatan pembentukan calon DOB Provinsi Papua Barat Tengah.

“Ini menjadi catatan sejarah. Kita membuat sejarah bagi generasi kita. Semua yang kita lakukan ini adalah untuk kepentingan masyarakat asli Papua terutama di wilayah adat Bomberay, “ ujar Bupati Teluk Wondama Ir Hendrik Mambor,M.M.

Dalam pertemuan itu dihasilkan 6 butir kesepakatan. Di antaranya terkait calon ibukota PBT akan ditetapkan kemudian dengan mengacu pada kriteria dan indikator secara akademis yang dipersiapkan oleh tim kajian akademis dari Uncen Jayapura.

Pembahasan lanjutan terkait calon DOB Provinsi Papua Barat Tengah akan dilaksanakan pada awal Februari mendatang di Kabupaten Kaimana.

RLS