Koreri.com, Sorong- Anggota DPR Kota Sorong dua periode Auguste C. R. Sagrim, S.T menyatakan sikapnya siap bertarung sebagai salah satu peserta dalam kontestasi politik pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota periode 2024-2029 pada tanggal 27 November 2024 mendatang.
Politisi muda asal partai NasDem yang juga Anggota DPR Provinsi Papua Barat Daya terpilih periode 2024-2029 ini sudah siap untuk mundur dari jabatan politik tersebut.
“Karena saya lihat ada masalah di Kota Sorong ini, sehingga saya mau maju sebagai Wali Kota Sorong. Jalan menuju ke walikota itu saya rintis melalui DPR, saya perlu mengukur saya punya kekuatan,” tegas Gusti Sagrim sapaan akrabnya saat menyampaikan keterangan persnya usai mendaftar sebagai balon Wali Kota Sorong di Sekretariat DPW PKS Papua Barat Daya, Sabtu (20/4/2024) sore.
Gusti Sagrim mengakui bahwa, maju sebagai calon anggota DPR Provinsi Papua Barat Daya sebenarnya hanya untuk “Tes Ombak”. karena target sebenarnya bukan legisalatif melainkan Wali Kota Sorong, sebab itu dirinya perlu mencari terlebih dahulu indikator bukan diukur dari berapa banyak uang yang harus dikeluarkan dan dihabiskan, tetapi berapa besar persentase kepercayaan masyarakat kepadanya.
“Saya coba meminimalisir itu dengan angka yang sangat minim dan saya menguji dimana komitmen basis pemilih saya yang saya bangun dan telah hidup dengan mereka selama lima tahun, ternyata itu semua terbukti dan terukur. Maka kota sorong target untuk saya,” bebernya.
Untuk membangun Kota Sorong lanjut Gusti menjelaskan, tidak perlu ada orang politik yang terlalu mumpuni namun butuh orang cerdas.
“Kota sorong tidak perlu orang yang berpengalaman di politik. Tapi bagaimana kecerdasan intelektual itu yang dibutuhkan. Karena ada masalah yang sangat complicated di kota ini, seperti banjir, tindak kriminal yang tinggi, masalah pendidikan dan kesehatan. Masalah-masalah ini harus diselesaikan oleh orang-orang cerdas yang paham betul tentang bagaimana strategi untuk bisa menyelesaikan permasalahan itu,” tegasnya.
Untuk dapat melenggang sebagai calon Walikota Sorong periode 2024-2029, dia hanya butuh rekomendasi dari 3 partai yakni NasDem 3 kursi, Partai Keadilan Sejahtera 4 kursi dan Partai Amanat Nasional 3 kursi.
“Insya Allah saya bisa dapat rekomendasi dari tiga partai itu,” imbuhnya.
Sedangkan, Ketua Tim Seleksi Bakal Calon Wali Kota Sorong DPD PKS Kota Sorong La Ode Samsir, S.T mengatakan, sejak pendaftaran bakal calon Wali Kota Sorong dibuka dari tanggal 17 April sampai tanggal 20 April 2024, sudah ada tiga kandidat yang mendaftar.
“Pertama Abner Jitmau, kedua Dance Sangkek dan ketiga hari ini Gusti Sagrim. Ada empat kandidat lagi yang sudah mengkonfirmasi untuk daftar,” tutur Samsir.
Dijelaskan La Ode, PKS memiliki mekanisme dalam penjaringan bakal calon walikota sorong. Yaitu pembukaan pendaftaran dari tanggal 17-22 April 2024. Kemudian tanggal 23-29 April akan dilakukan pencermatan, dimana PKS akan melihat reaksi publik terhadap kandidat yang mendaftar ke PKS.
“Pusat itu menunggu dari kami,” tegasnya.
Dari beberapa kandidat yang sudah mendaftar ke PKS, sambungnya, nanti akan diseleksi di DPD PKS Kota Sorong bersama DPW PKS Papua Barat Daya.
“Jadi nama-nama yang akan kita bawa ke pusat itu adalah yang benar-benar sudah matang dan kira-kira sudah siap. Kita berharap nama yang akan diajukan ke pusat lebih dari dua nama, karena pusat tidak menginginkan hanya satu nama,” tandasnya.
Dari pantauan awak media, figur milenial bakal calon kepala daerah itu diantar ratusan pendukung tiba di Sekretariat Partai Keadilan Sejahtera diterima dengan hangat oleh Ketua Tim Seleksi Bakal Calon Walikota Sorong DPD PKS Kota Sorong La Ode Samsir dan juga Ketua DPD PKS Kota Sorong Sularjo.
“PKS merupakan partai pertama yang saya siapkan dalam jadwal saya. Puji Tuhan hari ini bisa berjalan dengan baik dan saya sudah mengembalikan formulir yang telah saya ambil,” ungkap Sagrim sembari menambahkan akan mendaftar di PAN minggu (21/4/2024) siang.
KENN































