Rumangun : Pengadaan Seragam Siswa SMAN 7 Ambon Kerjasama dengan Toko

Kepala SMAN 7 AMbon Willem Rumangun
Kepala SMAN 7 Ambon Willem Rumangun / Foto : Ist

Koreri.com, Ambon – Kepala SMAN 7 Ambon Willem Rumangun mengungkapkan mekanisme pengadaan pakaian seragam di sekolahnya bagi siswa baru diatur berdasarkan hasil rapat.

Dalam hal ini penerapannya diatur oleh komite sekolah bersama orang tua siswa.

“Jadi mengenai pakaian seragam untuk siswa baru ini masih seperti yang sebelumnya pesan di toko. Prinsipnya kita pihak sekolah tidak mempersulit yaitu harus jahit lagi, tapi kita mempermudah saja yaitu pesan di toko saja dan kita kerja sama dengan toko,” demikian disampaikan kepada media ini di ruang kerjanya, Selasa (13/8/2024).

Diakui Rumangun, kebijakan ini sudah dua tahun ajaran dijalankan yaitu dengan pesan di toko.

“Hal ini juga tidak ada masalah karena kita juga memberikan kelonggaran untuk siswa yang orang tua lemah itu bisa di cicil dua sampai tiga kali pembayaran. Ada juga siswa tidak bayar tapi kita berikan, nanti kalau sudah ada uang baru dia bayar. Jadi tidak ada masalah,” tegasnya.

Rumangun menekankan bahwa prinsipnya bukan saja pihaknya menjual sekolah ini kedepan, tetapi dari sisi aspek atau asas kemanusian itu tetap didahulukan.

“Intinya sekolah ini tidak ada punya kepentingan apa-apa, tetapi bagaimana sekolah ini kedepan lebih maju dan anak-anak merasa nyaman sekolah di SMAN 7 Ambon,” tandasnya.

Rumangun juga mengaku bersyukur karena SMAN 7 Ambon di tahun ini mendapat bantuan DAK fisik. Dan bantuan ini baru pertama kali diterima SMAN 7 Ambon berupa rehabilitasi ruang kantor hingga ruang kelas siswa.

Dan menyikapi itu, pihaknya akan memberlakukan kegiatan belajar-mengajar satu minggu secara daring yaitu siswa belajar dari rumah, kemudian satu minggu lagi belajar di sekolah.

“Kita cuma buat begitu karena menghindari penumpukan dan kita tidak mau terjadi permasalahan dalam pekerjaan. Maka itu, kita antisipasi dan pihak sekolah ambil langkah proses mengajar seperti itu. Kalau pekerjaan sudah selesai maka proses belajar kembali seperti biasa,” tandasnya.

Rumangun menegaskan pula jika sampai saat ini, pihak sekolah tidak berjalan sendiri tetapi selalu melibatkan komite sekolah maupun alumni dalam kegiatan apa pun di sekolah sini.

“Kita tidak mau masalah dulu baru kita libatkan Komite, orang tua dan Alumni. Dan sampai sejauh ini, kita saling berkoordinasi satu sama yang lain dan ingin memperbesar sekolah ini untuk lebih maju dari sekolah-sekolah yang ada di kota Ambon maupun di luar kota Ambon,” pungkasnya.

JFL