BPJN-Dishub Maluku Bahas Aspek Teknis Pemanfaatan Dermaga Air Nanang

IMG 20260617 WA00162

Koreri.com, Ambon, – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi menggelar rapat koordinasi guna membahas rencana pemanfaatan Dermaga Feri Air Nanang sebagai lokasi pendaratan tongkang untuk kegiatan pembongkaran material batu yang akan digunakan dalam pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di Pulau Seram.

Pertemuan berlangsung di ruang rapat Kepala BPJN Maluku, Senin (15/6/2026).

Rapat dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BPJN Maluku, David M. Marhutala, didampingi Plt. Kasubag Umum dan Tata Usaha Fengky Kotalewala, Kasatker PJN Wilayah II Provinsi Maluku Toce Leuwol, PPK 2.6 Provinsi Maluku Melkianus Hitijahubessy, serta jajaran staf teknis terkait.

Sementara itu, dari Dishub Maluku hadir Kepala Seksi Sarana Angkutan Penyeberangan Rachma Tuahena, Kepala Bidang Penyeberangan M. Dessy Parera, dan Kepala Seksi Prasarana Angkutan Penyeberangan M. R. Latukaisupy.

Dalam pertemuan tersebut, kedua instansi membahas berbagai aspek teknis dan administrasi terkait pemanfaatan Dermaga Air Nanang sebagai titik pendaratan tongkang pengangkut material konstruksi.

Pembahasan dilakukan untuk memastikan seluruh proses berjalan aman, tertib, serta sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Pemanfaatan dermaga ini dinilai strategis dalam mendukung distribusi material untuk proyek pembangunan ruas jalan Air Nanang–Kota Baru–Werinama yang saat ini menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional di Pulau Seram.

Proyek tersebut diharapkan mampu membuka keterisolasian wilayah dan meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Seram Bagian Timur.

BPJN Maluku menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan proyek infrastruktur di daerah kepulauan seperti Maluku.

Melalui sinergi dengan Dinas Perhubungan, proses distribusi material konstruksi diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan efisien sehingga mendukung percepatan pembangunan jalan nasional di kawasan Seram Selatan.

Selain memperlancar mobilisasi material, pemanfaatan fasilitas Dermaga Air Nanang juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap kelancaran pembangunan infrastruktur yang pada akhirnya akan meningkatkan aksesibilitas masyarakat, memperkuat konektivitas wilayah, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Kolaborasi antara BPJN Maluku dan Dinas Perhubungan Provinsi Maluku ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, merata, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Maluku, khususnya di Pulau Seram.

JFL