Fokus  

BPJN Maluku Evaluasi Paket Kritis, Percepat Penyelesaian Proyek Infrastruktur

BPJN Maluku Evaluasi Paket Kritis
BPJN Maluku menggelar rapat pembahasan paket pekerjaan yang masuk kategori kritis di wilayah kerja Satuan Kerja (Satker) PJN Wilayah II dan III Provinsi di Ruang Rapat Kepala Balai, Jumat (31/7/2026) / Foto : Ist

Koreri.com, Ambon – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku menggelar rapat pembahasan paket pekerjaan yang masuk kategori kritis di wilayah kerja Satuan Kerja (Satker) PJN Wilayah II dan III Provinsi.

Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Kepala BPJN Maluku, Jumat (31/7/2026).

Rapat dipimpin langsung Plt. Kepala BPJN Maluku, Muh. Ulwan Talaohu, dan dihadiri jajaran pejabat teknis, antara lain Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan Mezack Ruhulessin, Kepala Seksi Preservasi Judith Wattimury, Kasatker PJN Wilayah II Toce Leuwol, Kasatker PJN Wilayah III David M. Samosir, para PPK, serta penyedia jasa yang menangani paket pekerjaan strategis di lingkungan BPJN Maluku.

Pertemuan tersebut difokuskan untuk mengevaluasi perkembangan paket-paket pekerjaan yang mengalami kendala, sekaligus memastikan setiap proyek dapat segera ditangani agar target pembangunan infrastruktur tetap tercapai.

Dalam rapat, masing-masing penanggung jawab paket memaparkan progres pekerjaan, kondisi terkini di lapangan, hingga berbagai hambatan yang menyebabkan keterlambatan pelaksanaan proyek.

Selain persoalan teknis, pembahasan juga mencakup aspek manajemen pelaksanaan, kondisi lapangan, serta berbagai faktor lain yang memengaruhi penyelesaian pekerjaan. Evaluasi dilakukan secara menyeluruh guna menemukan solusi yang tepat bagi setiap permasalahan yang dihadapi.

Plt. Kepala BPJN Maluku, Muh. Ulwan Talaohu, menegaskan rapat evaluasi ini merupakan bagian dari komitmen BPJN Maluku dalam meningkatkan pengawasan dan pengendalian terhadap seluruh paket pekerjaan yang sedang berjalan.

Melalui monitoring yang dilakukan secara berkelanjutan, BPJN Maluku menargetkan seluruh proyek infrastruktur dapat diselesaikan tepat waktu, tepat mutu, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Langkah ini juga menjadi bentuk keseriusan BPJN Maluku dalam menjaga kualitas pelaksanaan pembangunan jalan dan jembatan di Provinsi Maluku, sehingga hasil pembangunan mampu mendukung konektivitas wilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

RLS