Batik Air Sorong-Jakarta Alami Delay 10 Jam, Penumpang Dapat Kompensasi

IMG 20260909 175542

Koreri.com, sorong – Penerbangan Batik Air nomor ID-7880 rute Sorong-Jakarta mengalami penundaan akibat adanya kendala teknis pada sistem pesawat, Rabu (9/9/2026).

Pesawat yang dijadwalkan terbang dari Bandara Udara Domine Eduard Osok (DEO) Sorong menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta, pada pukul 11.15 WIT tersebut belum dapat diberangkatkan sesuai jadwal.

Gangguan teknis diketahui terjadi pada komponen pompa bahan bakar atau fuel pump yang terhubung dengan sistem mesin pesawat.

Manager Lion Group Area Sorong, Suhardi, menjelaskan bahwa kendala tersebut bukan merupakan kerusakan pada mesin pesawat, melainkan gangguan pada komponen pompa bahan bakar yang menjadi bagian dari sistem pesawat.

“Yang mengalami kendala bukan mesin pesawat, tetapi bagian pompa atau fuel pump yang terhubung dengan sistem mesin,” ujar Suhardi saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Menurutnya, demi menjamin keselamatan dan keamanan penerbangan, maskapai memutuskan menunda keberangkatan sambil menunggu pesawat pengganti yang didatangkan dari Makassar.

Pesawat pengganti tersebut dijadwalkan tiba di Bandara DEO Sorong sekitar pukul 20.20 WIT.

Selanjutnya, penerbangan Batik Air rute Sorong-Jakarta direncanakan kembali diberangkatkan sekitar pukul 21.00 WIT.

Suhardi mengatakan, selama proses menunggu, pihak maskapai tetap memberikan kompensasi kepada para penumpang sesuai ketentuan pemerintah mengenai penanganan keterlambatan penerbangan.

Ketentuan tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 89 Tahun 2015 tentang Penanganan Keterlambatan Penerbangan pada Badan Usaha Angkutan Udara Niaga Berjadwal.

“Kami mengikuti aturan pemerintah terkait keterlambatan penerbangan, mulai dari keterlambatan satu jam, dua jam hingga empat jam,” jelasnya.

Sebagai bentuk kompensasi, penumpang mendapatkan makanan ringan, makanan berat, serta uang tunai sebesar Rp300.000 sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, pesawat yang mengalami kendala teknis akan menjalani perbaikan dengan mengganti komponen fuel pump yang bermasalah.

Suhardi menegaskan, penanganan terhadap gangguan tersebut tidak hanya dilakukan melalui servis, tetapi dengan penggantian suku cadang.

Spare part yang dibutuhkan rencananya akan didatangkan dari Jakarta pada Kamis pagi, 10 September 2026.

Setelah komponen diganti, pesawat akan kembali menjalani pemeriksaan untuk memastikan kelayakan dan keselamatan sebelum kembali dioperasikan.

Terkait pesawat pengganti yang didatangkan dari Makassar, Suhardi memastikan pesawat tersebut dalam kondisi layak dan aman untuk melayani penerbangan Sorong-Jakarta.

“Aman. Pesawat dari Makassar yang nantinya digunakan. Sementara pesawat yang mengalami kendala akan dilakukan penggantian spare part,” ujarnya.

Penundaan penerbangan tersebut membuat sejumlah penumpang harus menunggu lebih lama dan berpotensi mengganggu agenda perjalanan mereka.

Meski demikian, pihak maskapai meminta seluruh penumpang tetap bersabar sambil menunggu kedatangan pesawat pengganti dan proses persiapan keberangkatan menuju Jakarta.

RLS