Koreri.com, Jayapura – Pelayanan air minum yang dilakukan oleh PT. Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani (Perseroda) di Kota Jayapura terganggu akibat curah hujan yang berkurang selama satu bulan terakhir.
Hal ini disampaikan Direktur Utama PT. Air Minum Jayapura Dr Entis Sutisna, kepada media ini di Jayapura, Kamis (15/8/2024) sore.
Mewakili rekan – rekan tukang ledeng, dia memohon maaf kepada beberapa pelanggan yang saat ini memang tidak mendapatkan pelayanan maksimal.
Karena berdasarkan pemantauan di lapangan ada beberapa sumber air yang mengalami penurunan drastis terutama di Entrop.
“Intek di Entrop inikan saat ini melayani masyarakat di Jaya Asri, sekitar terminal Entrop dan juga Hamadi. Saat ini, memang di Entrop sendiri mengalami penurunan cukup drastis sehingga pelayanan kami saat ini melakukan penggiliran air langsung dari sumber air di Intek Entrop,” terangnya.

“Setiap hari namun memang kita usahakan durasi kita kurangi tetapi hari pelayanannya tetap. Bersamaan di wilayah lain kami pantau di Kamwolker juga yang melayani pelanggan kami di Perumnas satu, dua dan tiga juga sama. Debit air sudah turun drastis sekitar 50 persen sehingga ini terpaksa kami lakukan penggiliran air dan durasi pelayanan kami juga berkurang,” sambungnya.
Selain itu, pelayanan di Tanah Hitam, Abe pantai, Kampung Buton berdasarkan pengamatan pihaknya intek di Sborhonyi juga mengalami penurunan.
“Praktis memang air yang masuk di area sumber air sekarang menurun drastis dan penyebabnya adalah penurunan curah hujan dalam kurun waktu satu bulan ini terasa cukup tidak maksimal,” jelasnya.
Entis menyebut sudah seminggu tidak turun hujan di titik sumber air sehingga ini memang menyulitkan pihaknya dalam pelayanan.
“Namun kami juga berusaha untuk melakukan pelayanan yang maksimal . Sumber air yang berapapun yang masuk kapasitas sumber kita optimalkan,” tukasnya.
SAV
























