Polda PBD Gelar Lomba Yospan Jelang Hari Bhayangkara ke-80

IMG 20260620 WA0015

Koreri. com, Sorong – Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Papua Barat Daya (PBD) menggelar Lomba Yosim Pancar (Yospan) yang berlangsung di Gedung Lambert Jitmau, Kota Sorong, Provinsi PBD, Sabtu (20/6/2026).

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Kapolda PBD, Brigjen Pol. Gatot Haribowo, S.I.K., M.AP.,turut dihadiri oleh Ketua Bhayangkari Ny. Nike Gatot Haribowo, Irwasda Kombes. Pol. Fernando Sanches Napitupulu, S.I.K., para Pejabat Utama Polda PBD, Bhayangkari Daerah PBD, serta Kepala Dinas Pariwisata Provinsi PBD Yusdi Lamatenggo, S.Pi., M.Si., dan Kepala dinas pemuda dan Olahraga Provinsi PBD.

Acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, doa, laporan ketua panitia, sambutan Kapolda PBD sekaligus pembukaan lomba, dan diakhiri dengan foto bersama.

Dalam sambutannya, Kapolda Brigjen Pol. Gatot Haribowo, S.I.K., M.AP.,menyampaikan bahwa Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi momentum untuk mengenang sejarah panjang pengabdian Polri, tetapi juga sebagai wadah untuk memperkuat jati diri Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“Pelaksanaan lomba tari Yospan hari ini memiliki makna yang sangat penting. Yospan bukan sekadar tarian, tetapi merupakan ekspresi budaya Papua yang menggambarkan persaudaraan, keceriaan, kebersamaan, dan nilai gotong royong yang selaras dengan semangat Polri,” ujar Kapolda.

Lomba Yospan yang dilaksanakan dalam satu hari tersebut diikuti oleh 14 tim yang terdiri dari anak-anak dan remaja berusia di bawah 15 tahun dari berbagai sekolah dasar dan sanggar seni di Papua Barat Daya.

Kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat sekaligus melestarikan budaya khas Papua.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Sanggar Kalabra Raya (Nomor Urut 10) berhasil meraih Juara I dengan nilai 261. Juara II diraih oleh Malamoi Junior (Nomor Urut 04) dengan nilai 252, sedangkan Juara III diraih oleh Yospan Polres Raja Ampat (Nomor Urut 14) dengan nilai 236.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat pelestarian budaya daerah terus tumbuh di kalangan generasi muda serta semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan Papua Barat Daya yang aman, harmonis, dan berbudaya.

RLS