Mubes IKALJATIM se-Tanah Papua Digelar, Pererat Persaudaraan Dukung Program Pemerintah

Pembukaan Mubes II IKALJATIM se-Tanah Papua di Ballroom Rylich Panorama Kota Sorong, Jumat (24/7/2026)/ Foto: KENN
Pembukaan Mubes II IKALJATIM se-Tanah Papua di Ballroom Rylich Panorama Kota Sorong, Jumat (24/7/2026)/ Foto: KENN

Koreri.com, Sorong- Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Jawa Timur (IKALJATIM) se-Tanah Papua yang digelar di Rylich Panorama Hotel, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Jumat (24/7/2026).

Forum ini menjadi ajang mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat komitmen warga perantau asal Jawa Timur untuk berkontribusi dalam pembangunan Tanah Papua.

Ketua Umum IKALJATIM se-Tanah Papua Dr. Ir. Yohanis Momot,M.T menegaskan, Musyawarah Besar bukan sekadar agenda organisasi melainkan momentum penting untuk menyatukan langkah seluruh anggota dalam semangat kebersamaan dan pengabdian.

“Kita memiliki tanggung jawab untuk terus menjaga persatuan, menghormati adat dan budaya lokal, serta hidup berdampingan secara harmonis dengan seluruh masyarakat di Papua,” tegas Momot saat menyampaikan sambutan.

Mantan Kadis PUPR Papua Barat itu mengajak seluruh pengurus dan anggota IKALJATIM menjadikan organisasi sebagai wadah pengabdian yang melahirkan karya dan kepedulian sosial, bukan hanya tempat berkumpul.

“Mari hadir dengan semangat gotong royong, memperkuat kepedulian sosial dan mendukung program-program pemerintah demi mewujudkan Papua yang aman, damai dan sejahtera,” katanya.

Yohanis berharap, Mubes dapat melahirkan kepengurusan yang amanah, visioner dan mampu membawa IKALJATIM semakin solid serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

“Jadikan perbedaan sebagai kekuatan dan musyawarah sebagai jalan terbaik dalam setiap keputusan organisasi,” pesan inisiator IKALJATIM se-tanah papua itu.

Anis Momot sapaan akrab Yohanes menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah bekerja keras, sehingga Mubes dapat terselenggara dengan baik di Kota Sorong.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina IKALJATIM se-Tanah Papua Komjen Pol (Purn) Dr. Drs. Paulus Waterpauw,M.Si menilai, pertemuan tersebut memiliki makna strategis karena anggota IKALJATIM merupakan bagian dari sumber daya manusia Papua yang memiliki pengalaman, pendidikan dan pengetahuan yang dapat didedikasikan untuk kemajuan daerah.

“Kita harus tetap guyub, menjaga persaudaraan dan memberikan teladan yang baik bagi generasi muda. Sebagai alumni Jawa Timur, kita tunjukkan bahwa kebersamaan dan gotong royong adalah kekuatan,” ujar Waterpauw.

Mantan Kapolda Papua itu mengingatkan agar IKALJATIM terus menjalankan tradisi anjangsana, memperbanyak kegiatan sosial, seminar, diskusi, hingga forum kelompok terarah yang melibatkan berbagai profesi, seperti tenaga kesehatan, akademisi dan tokoh masyarakat.

Menurut anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Papua itu, IKALJATIM juga punya peran untuk membantu menyelesaikan persoalan sosial di tengah masyarakat, termasuk memberikan pendampingan kepada generasi muda dan keluarga.

Paulus menekankan, Papua saat ini mendapat perhatian besar dari pemerintah pusat, sehingga seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab bersama untuk merawat dan menjaga Papua melalui berbagai kegiatan positif yang membangun persatuan.

“Papua harus dirawat dengan baik. Persaudaraan, dialog dan kegiatan sosial adalah bagian dari upaya menjaga kedamaian serta memperkuat kebersamaan,” pungkasnya.

Mubes IKALJATIM se-Tanah Papua di Kota Sorong ini, sambungnya, diharapkan menjadi tonggak penguatan organisasi sekaligus sebagai mitra pembangunan yang aktif, harmonis dan terus menebarkan semangat persaudaraan bagi kemajuan Papua.

Pembukaan Musyawarah Besar II IKALJATIM ini dihadiri Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Papua Dr. Velix Vernando Wanggai, Akademisi Universitas Papua Dr. Agus Iriano Sumule, Wali Kota Sorong diwakili Kadis Kominfo James Burung, Bupati Sorong diwakili Kadis Sosial Amatus Turot dan sejumlah pejabat lainnya.

KENN