Koreri.com, Manokwari – Putra daerah Arfak Yosias Saroy menyatakan kesiapannya maju sebagai Bakal Calon Ketua Umum (Caketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Barat.
Yosias mengklaim telah mengantongi dukungan sedikitnya 24 cabang olahraga (cabor) dan tiga kabupaten untuk maju dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Papua Barat.
Keputusan tersebut, diambil mantan Bupati Pegunungan Arfak ini setelah dirinya melakukan komunikasi dengan sejumlah pimpinan cabor di Papua Barat.
Saroy memastikan akan mengikuti seluruh tahapan pemilihan secara sportif, profesional dan demokratis.
“Sebelum saya maju sebagai bakal calon Ketua Umum KONI Papua Barat, saya sudah melakukan komunikasi dan mendapat dukungan dari beberapa cabang olahraga. Saya siap bertanding secara sportif dan profesional,” ujar Yosias dalam keterangan persnya kepada wartawan di Manokwari, Rabu (19/8/2026) malam.
Jika dipercaya memimpin KONI Papua Barat, Yosias berkomitmen membangun olahraga dengan semangat kebersamaan serta merangkul seluruh masyarakat dari berbagai suku dan latar belakang.
“Kalau Tuhan mengizinkan saya memimpin KONI Papua Barat, saya akan merangkul semua suku Nusantara yang ada di Papua Barat. Sebagai tuan rumah, kita harus berada di dalam rumah kita sendiri,” katanya.
Mantan ketua DPRD Kabupaten Manokwari itu, mengibaratkan masyarakat asli Papua Barat sebagai fondasi Rumah Kaki Seribu, sementara seluruh elemen masyarakat lainnya menjadi penyangga yang bersama-sama memperkuat pembangunan olahraga di daerah.
Yosias juga menyoroti persoalan kesejahteraan atlet yang selama ini menjadi perhatian sejumlah cabor.
Menurutnya, persoalan hak-hak atlet harus menjadi salah satu prioritas pembenahan KONI Papua Barat. Jika terpilih, ia berjanji menyelesaikannya secara bertahap melalui komunikasi dan pendekatan bersama.
“Terutama masalah hak-hak atlet. Saya akan berusaha melakukan pendekatan untuk menyelesaikan persoalan tersebut agar ke depan kondisi olahraga kita bisa lebih baik,” tegasnya.
Yosias menegaskan pencalonannya bukan semata-mata untuk kepentingan pribadi.
Ia mengaku terpanggil untuk ikut membenahi berbagai persoalan olahraga sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi generasi muda berbakat.
“Kita akan merangkul pemuda-pemudi yang belum mendapatkan pekerjaan, tetapi memiliki bakat olahraga yang luar biasa. Hobi dan talenta mereka harus kita arahkan sehingga bisa menjadi jalan menuju masa depan,” ujarnya.
Yosias bukan sosok baru dalam dunia olahraga Papua Barat. Ia mengaku telah lama menggeluti sejumlah cabang olahraga, termasuk sepak bola, bola voli dan panahan.
Pengalamannya juga mencakup kepemimpinan organisasi olahraga. Ia pernah memimpin Perseman Manokwari, menjabat Ketua Umum KONI Kabupaten Pegunungan Arfak, serta memimpin Persatuan Sepak Bola Pegunungan Arfak (Persegaf) yang berlaga di Liga 4 Papua Barat.
“Untuk pencalonan ini, sudah ada 24 pimpinan cabang olahraga dan tiga kabupaten yang memberikan dukungan kepada saya. Dukungan tersebut masih terus bertambah dan saya optimistis bisa memenangkan pemilihan Ketua Umum KONI Papua Barat,” ungkapnya.
Meski optimistis, Yosias tetap mengajak seluruh insan olahraga menghormati proses Musorprov dan menerima siapa pun yang nantinya mendapat kepercayaan memimpin KONI Papua Barat.
Ia berharap Musorprov dapat menghasilkan pemimpin yang mampu membawa perubahan, memperkuat pembinaan atlet, serta meningkatkan prestasi olahraga Papua Barat di tingkat nasional.
Dukungan terhadap pencalonan Yosias juga datang dari Asosiasi Futsal Papua Barat.
Ketua Asosiasi Futsal Papua Barat, Aloysius Paulus Siep, secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Yosias untuk maju sebagai calon Ketua Umum KONI Papua Barat.
Menurut Aloysius, pencalonan tersebut menjadi momentum bagi insan olahraga untuk melakukan pembenahan sekaligus membangun kembali prestasi olahraga Papua Barat.
“Kehadiran saya di sini menunjukkan bahwa Futsal Papua Barat mendukung Yosias Sayori sebagai calon Ketua Umum KONI Papua Barat. Kami percaya, jika olahraga berada di tangan Kakak Yosias Sayori, olahraga Papua Barat akan hidup kembali,” ujar Aloysius.
Ia berharap kepemimpinan KONI Papua Barat ke depan mampu membenahi struktur organisasi sehingga pengelolaan olahraga berjalan lebih sehat, transparan dan profesional.
Aloysius juga mendorong agar Musorprov KONI Papua Barat segera dilaksanakan. Menurutnya, agenda olahraga nasional sudah menanti sehingga KONI membutuhkan kepemimpinan definitif yang dapat segera bekerja.
“Proses pemilihan ini harus segera dilaksanakan. Jangan sampai terlalu lama, karena ketua terpilih nantinya memiliki tanggung jawab besar mempersiapkan atlet dari masing-masing cabang olahraga,” katanya.
Sebagai Ketua Asosiasi Futsal Papua Barat sekaligus anggota DPR, Aloysius menilai percepatan Musorprov penting agar program pembinaan atlet dapat segera disiapkan menghadapi agenda olahraga nasional, termasuk tahapan Pra-PON dan PON yang akan dilaksanakan di Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Kami berharap struktur organisasi KONI Papua Barat ke depan dapat berjalan dengan baik dan sehat. Dengan kehadiran kami hari ini, Asosiasi Futsal Papua Barat siap mendukung Kakak Yosias Sayori untuk duduk sebagai Ketua Umum KONI Papua Barat,” pungkasnya.
RED

























