Koreri.com, Timika – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Mimika menggelar jalan santai yang dirangkaikan dengan kampanye keselamatan (safety campaign) dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026, Sabtu (19/9/2026).
Kegiatan yang juga menjadi bagian dari Car Free Day tersebut diikuti insan perhubungan dan masyarakat.
Peserta mengambil titik start di Kantor Dishub Mimika, Jalan C. Heatubun, kemudian melintasi sejumlah ruas jalan utama di Timika dan kembali finis di Kantor Dishub.
Bupati Mimika Johannes Rettob melalui Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Santy Sondang, menegaskan keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama seluruh pengguna jalan.
“Keselamatan di jalan raya bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau petugas perhubungan, tetapi tanggung jawab bersama seluruh pengguna jalan,” ujarnya saat membacakan sambutan Bupati Mimika.
Ia mengajak masyarakat untuk mematuhi rambu dan aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, menjaga kecepatan serta menghormati pengguna jalan lainnya.
Menurutnya, kampanye keselamatan tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi budaya dan kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Pemkab Mimika, kata dia, terus mendorong terwujudnya sistem transportasi yang tertib, aman dan nyaman melalui sinergi pemerintah, aparat keamanan, insan perhubungan, dunia usaha, komunitas dan masyarakat.
“Bapak dan ibu, ingat bahwa keluarga menunggu kita pulang dengan selamat. Karena itu mari kita berkendara dengan tertib dan bertanggung jawab,” pesannya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perhubungan Mimika, Alfasiah, mengatakan pihaknya terus berupaya meningkatkan pelayanan transportasi, baik darat, laut maupun udara.
Ia juga mengingatkan masyarakat terkait penerapan Area Traffic Control System (ATCS) pada sejumlah persimpangan lampu lalu lintas di Timika.
Melalui sistem tersebut, aktivitas pengguna jalan dapat dipantau melalui kamera yang terpasang di traffic light.
Petugas juga dapat memberikan teguran kepada pengendara yang tidak menggunakan helm atau berhenti melewati garis yang telah ditentukan.
“Kami berharap dengan hadirnya ATCS ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berkendara. Ketika kami mengingatkan untuk memakai helm, itu bukan semata-mata untuk mematuhi aturan, tetapi demi keselamatan,” kata Alfasiah.
Ia menargetkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas semakin meningkat sehingga angka kecelakaan di Mimika dapat ditekan.
Selain keselamatan berlalu lintas, Dishub Mimika juga mengajak masyarakat menjaga fasilitas penerangan jalan umum (PJU) yang telah dibangun pemerintah.
Alfasiah menyebut pihaknya menerima sejumlah laporan mengenai PJU yang rusak, termasuk dugaan tindakan sengaja memotong kabel.
“Fasilitas yang sudah dibangun pemerintah merupakan fasilitas untuk masyarakat. Mari kita jaga bersama agar dapat terus memberikan manfaat,” pungkasnya.
EHO


























