JMSI Papua Barat Bentuk Cabang di Teluk Bintuni

JMSI Papua Barat Bentuk Cabang Teluk Bintuni
Pembentukan Pengcab diawali dengan penyerahan surat mandat oleh Ketua Pengda JMSI Papua Barat Valentino Wanma kepada 4 wartawan atau pengelola media siber di Bintuni, Senin (26/10/2026) / Foto : Ist

Koreri.com, Bintuni – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Papua Barat mulai melebarkan sayapnya ke Kabupaten/ Kota.

Kabupaten Teluk Bintuni menjadi cabang pertama yang dibentuk.

Pembentukan pengurus cabang (Pengcab) diawali dengan penyerahan surat mandat oleh Ketua Pengda JMSI Papua Barat Valentino Wanma kepada empat wartawan atau pengelola media siber di Bintuni, Senin (26/10/2026).

Empat penerima mandat tersebut adalah Muris Muhammad dari inspirasipapua.id, Muhammad Iqbal dari bintuninews.id, Haiser Situmorang dari mediaprorakyat.com, dan Rohmat Sugianto dari indokabar.com.

Ketua JMSI Papua Barat Valentino Wanma, mengatakan bahwa penyerahan mandat ini merupakan bagian dari upaya membangun dan memperkuat organisasi JMSI di tingkat kabupaten, khususnya di Teluk Bintuni.

Menurutnya, terdapat sejumlah tugas penting yang harus dilaksanakan oleh para penerima mandat.

Salah satu tugas utama adalah melakukan konsolidasi dengan para pemilik media lokal yang berminat bergabung dengan JMSI.

Ia menjelaskan, para pemegang mandat diharapkan dapat mendata dan menginventarisasi perusahaan media siber yang beroperasi di Kabupaten Teluk Bintuni, kemudian memfasilitasi proses keanggotaan sesuai dengan ketentuan organisasi.

“Yang pertama dan terpenting adalah bagaimana teman-teman yang memegang mandat ini mengonsolidasikan para pemilik media lokal yang bersedia bergabung dengan JMSI. Selanjutnya, mereka diinventarisasi dan diproses keanggotaannya secara resmi sesuai ketentuan organisasi,” ujar Valentino.

Ia menegaskan, konsolidasi tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun organisasi yang kuat, profesional, dan mampu menaungi perusahaan media siber di daerah.

Selain melakukan konsolidasi keanggotaan, para penerima mandat juga diberikan tugas untuk mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) JMSI Kabupaten Teluk Bintuni.

Valentino menyampaikan bahwa para pemegang mandat diberikan waktu selama tiga bulan sejak penyerahan mandat untuk mempersiapkan dan melaksanakan Muscab guna memilih ketua PC JMSI Kabupaten Teluk Bintuni.

Setelah ketua terpilih melalui Muscab, tahapan berikutnya adalah pembentukan tim formatur yang bertugas menyusun struktur kepengurusan organisasi di tingkat cabang.

Sementara itu, mengenai mekanisme pelantikan dan agenda lanjutan organisasi, Valentino menyerahkan pembahasannya kepada pengurus cabang yang nantinya terbentuk sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan organisasi.

Ia berharap seluruh tahapan tersebut dapat berjalan dengan baik sehingga pembentukan PC JMSI Kabupaten Teluk Bintuni tidak hanya sebatas pembentukan kepengurusan, tetapi juga mampu menghadirkan organisasi yang aktif dan memberikan manfaat bagi para anggotanya.

Valentino juga menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi antara pengurus di tingkat kabupaten dengan pengurus JMSI Papua Barat.

Menurutnya, pengurus daerah siap memberikan dukungan, terutama dalam membantu proses administrasi dan berbagai kebutuhan organisasi selama masa pembentukan.

“Kami di provinsi siap mendukung teman-teman, terutama dalam hal administrasi. Kami berharap komunikasi tetap solid sehingga seluruh proses pembentukan organisasi ini dapat berjalan dengan baik,” imbuh Valentino.

Ia juga berharap jumlah anggota JMSI di Kabupaten Teluk Bintuni dapat terus bertambah, sehingga organisasi memiliki basis keanggotaan yang kuat dan mampu menjalankan berbagai program sesuai bidang masing-masing.

Menurut Valentino, semakin banyak perusahaan media yang bergabung secara resmi, semakin besar pula peluang JMSI untuk memperkuat profesionalisme dan kapasitas perusahaan pers di daerah.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kehadiran JMSI di Kabupaten Teluk Bintuni diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya mendukung pembangunan daerah, khususnya melalui penyebarluasan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Valentino menilai perusahaan media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi mengenai program pembangunan, kebijakan pemerintah, serta berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat.

Karena itu, JMSI diharapkan dapat menjadi wadah bagi perusahaan media siber untuk memperkuat komitmen terhadap profesionalisme jurnalistik sekaligus membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.

Valentino menambahkan, pembentukan PC JMSI Kabupaten Teluk Bintuni juga menjadi kesempatan bagi para pemilik media lokal untuk memperkuat organisasi perusahaan pers dan berkontribusi dalam mendukung keterbukaan informasi publik.

Ia berharap keempat penerima mandat dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diberikan dengan penuh komitmen, terutama dalam melakukan konsolidasi, melengkapi administrasi keanggotaan, serta mempersiapkan Muscab sesuai batas waktu yang telah ditentukan.

Dengan diserahkannya mandat tersebut, proses pembentukan PC JMSI Kabupaten Teluk Bintuni diharapkan segera berjalan dan menjadi langkah awal bagi hadirnya organisasi perusahaan media siber yang solid, profesional, serta mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui penyajian informasi yang berkualitas.

KENN