Koreri.com, Nabire – Pemerintah Provinsi Papua Tengah melepas kontingen Swayamvara Tripitaka Gatha untuk mengikuti kegiatan tingkat nasional XII Tahun 2026 di Provinsi Jambi.
Prosesi pelepasan berlangsung di aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nabire, Selasa (27/10/2026).
Keikutsertaan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang meraih prestasi, tetapi juga memperkuat nilai-nilai keagamaan, toleransi, dan persaudaraan dalam keberagaman bangsa.
Dalam sambutannya, Gubernur Meki Nawipa yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum Victor Fun, S.Sos., M.Si menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Pengembangan Tripitaka Gatha Papua Tengah, para pembina, pelatih, ofisial, peserta, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan kontingen.
Menurutnya, Swayamvara Tripitaka Gatha bukan sekadar perlombaan, melainkan ruang pembelajaran untuk memperdalam pemahaman ajaran Buddha, menumbuhkan kecintaan terhadap Dhamma, serta membentuk generasi muda yang berkarakter dan berbudi pekerti luhur.
Nilai-nilai ajaran Buddha, seperti metta (cinta kasih), karuna (kasih sayang), mudita (turut berbahagia atas kebahagiaan orang lain), dan upekkha (keseimbangan batin), diharapkan dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Nilai-nilai tersebut dinilai sejalan dengan semangat pembangunan Papua Tengah yang mengedepankan persatuan, toleransi, kedamaian, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Kontingen ini bukan hanya membawa nama pribadi dan keluarga, tetapi juga membawa nama baik Papua Tengah serta harapan masyarakat,” demikian pesan Gubernur yang disampaikan dalam sambutan tersebut.
Karena itu, seluruh peserta diminta mempersiapkan diri dengan baik, menjaga kesehatan, mematuhi arahan pembina dan ofisial, serta menjunjung tinggi disiplin, kejujuran, kerendahan hati, dan tanggung jawab selama mengikuti kegiatan nasional.
Peserta juga didorong berjuang maksimal untuk meraih prestasi terbaik tanpa melupakan makna yang lebih luas dari sebuah kompetisi.
“Kemenangan bukanlah satu-satunya ukuran keberhasilan. Pengalaman, persahabatan, pembentukan karakter, serta kesempatan belajar dari peserta daerah lain merupakan bagian penting dari perjalanan kontingen,” tegas Gubernur.
Keikutsertaan dalam ajang nasional ini sekaligus menjadi kesempatan bagi kontingen untuk memperkenalkan potensi dan keberagaman Papua Tengah kepada masyarakat Indonesia.
Pemprov Papua Tengah, lanjut Gubernur, berkomitmen mendukung pembinaan kehidupan keagamaan yang harmonis, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pengembangan generasi muda yang berintegritas dan berdaya saing.
Di akhir sambutan, seluruh elemen masyarakat diajak terus menjaga kerukunan antarumat beragama dan menjadikan nilai-nilai agama sebagai landasan moral untuk memperkokoh persatuan bangsa.
Kepada seluruh kontingen, Gubernur berpesan agar berangkat dengan semangat, berkompetisi dengan menjunjung tinggi sportivitas, serta kembali membawa pengalaman berharga, kebanggaan, dan prestasi terbaik bagi Papua Tengah.
Seluruh peserta juga diharapkan menjalani perjalanan dengan aman, sehat, dan lancar, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan umat Buddha dan pembangunan daerah.
HMS












