Koreri.com, Jayapura (11/9) – Otoritas Kepolisian Bandara Mozes Kilangin Timika, Senin (10/9/2018), menahan seorang pemuda yang hendak berangkat ke Dekay, Kabupaten Yahukimo.
Pemuda berinisial RW ini sebelumnya ditahan petugas Bandara Mozes Kilangin, Timika menyusul ransel bawaannya terlacak X-Ray berisi ratusan amunisi dan uang ratusan juta.
Total amunisi sebanyak 153 butir dan uang sebesar Rp 110 juta ditemukan dalam tas ransel bawaan pria berusia 20 tahun tersebut .
Kepala Bagian Humas Polda Papua, Kombes Pol. AM Kamal dalam pernyataannya menjelaskan konologis kejadiannya.
Penemuan ini berawal saat calon penumpang RW masuk ke Terminal Bandara Mozes Kilangin Timika.
Oleh petugas atas nama Maria, RW diminta meletakkan barang bawaan untuk diperiksa melalui mesin X Ray.
“Pada saat barang bawaan ransel yang bersangkutan diperiksa di mesin X Ray terlihat di layar monitor gambar ada yang menyerupai amunisi tetapi ransel tersebut langsung diambil,” jelasnya.
RW diketahui langsung membawa barang miliknya dan bergegas menuju check in counter Maskapai Demonim dan Susi Air untuk menanyakan tiket pesawat yang akan menuju ke Bandara Dekay, Kabupaten Yahukimo.
Curiga dengan barang bawaan RW adalah amunisi, petugas X Ray kemudian melaporkan yang dilihatnya kepada Kepala Avsec Bandara Mozes Kilangin Timika.
Mendengar laporan tersebut, petugas Avsec langsung memerintahkan RW untuk memeriksakan kembali barang bawaannya untuk dimasukkan ke X Ray sekali lagi.
Ternyata, terlihat di layar monitor benda menyerupai amunisi.
Petugas Avsec yang didampingi anggota Paskash TNI AU langsung menahan barang bawaan RW untuk diperiksa lebih lanjut.
Selanjutnya, anggota KP3 Udara Timika mengamankan calon penumpang RW beserta barang bawaannya.
Kemudian ransel tersebut dibongkar untuk diperiksa lebih lanjut.
“RW sendiri dibawa ke Polres Mimika oleh Satgas untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” pungkasnya.
VMT
























