Koreri.com, Jayapura – Kapolresta Jayapura Kota, AKBP Gustav R. Urbinas, mengatakan penyaluran bantuan bagi warga terdampak Covid-19 harus dikoordinasi dengan tepat.
Hal ini bertujuan agar tidak terjadinya kesalahpahaman antar warga dalam penyaluran bantuan Covid -19 karena situasi saat ini cukup sensitif.
“Perlu koordinasi agar penyaluran bantuan tepat sasaran bagi masyarakat yang belum mendapatkan bantuan, karena hal itu akan memicu terjadinya kesalahpahaman antar warga,” ungkapnya di Kota Jayapura, Jumat (22/5/2020).
Dikatakan, beberapa kasus penyaluran sembako yang tidak tepat sasaran mengakibatkan kericuhan warga di Kota Jayapura.
“Ketidaktepatan sasaran pemberian sembako ini karena penyalurnya tidak berkoordinasi dengan Pemerintah tingkat bawah sehingga masyarakat saling salah paham dan ini saya tidak inginkan terjadi lagi,” jelasnya.
Ditegaskan Kapolres, apabila penyaluran sembako nantinya tidak ada koordinasi dengan Pemerintah setempat dan berakibat terjadinya kericuhan maka koordinatornya akan panggil untuk diperiksa.
“Kalau memang berjalan sendiri dan tidak berkoordinasi dan berdampak pada kejadian stabilitas keamanan, maka penanggung jawabnya saya akan periksa,” tegasnya.
VER































