Dua Tahun Pasca Dibakar, Fasilitas Pemerintah Belum Kembali Dibangun

WhatsApp Image 2021 08 19 at 20.47.40
Gedung Kantor DPR Papua Barat Yang Terbakar akibat Amukan Massa Melawan Rasisme di Manokwari, 19 Agustus 2019 lalu.(Foto : Istimewa)

Koreri.com, Manokwari–  Pemerintah provinsi Papua Barat belum bangun kembali merehabilitasi kerusakan gedung kantor DPR Papua Barat dan kantor Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) yang menjadi sasaran amuk massa dalam aksi demo berujung ricuh di Manokwari 9 Agustus 2019 lalu.

Gubernur Papua Barat Drs Dominggus Mandacan,M.Si kepada wartawan di Manokwari, Kamis (19/8/2021) mengakui bahwa rencana awal rehabilitasi gedung kantor DPR Papua Barat dan MRPB sudah diusulkan dalam bentuk sharing anggaran dengan Pemerintah pusat melalui kementerian keuangan.

“Itu sudah kami usulkan untuk rehabilitasi gedung kantor yang rusak terdampak demonstrasi 19 Agustus 2019, namun belum dapat direalisasikan di tahun 2020 karena situasi refocusing APBN dikonsentrasikan pada penanganan Pandemi COVID-19,” kata Gubernur Papua Barat.

Gubernur Mandacan mengatakan, untuk rehabilitasi dua gedung tersebut Pemerintah provinsi Papua Barat sedang mengusulkan lagi penganggaran melalui tim Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat yang dipimpin Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

“Tahun ini kami usulkan lagi rehabilitasi infrastruktur melalui program Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat, semoga bisa terjawab oleh Bapak Wakil Presiden,” kata Gubernur Papua Barat saat ditanya awak media mengingatkan kembali dua tahun aksi rasisme di Manokwari.