Simpatisan KSTP Yapen Serahkan 6 Senpi Rakitan ke TNI, Ini Rinciannya

6 Senpi Rakitan KSTP Yapen

Koreri.com,Yapen –  Simpatisan Kelompok Separatis Teroris Papua (KSTP) yang ada di wilayah Distrik Angkaisera dan Distrik Yapen Utara Kabupaten Kepulauan Yapen, menyerahkan 6 pucuk senjata api (Senpi) dan amunisi kepada TNI.

Danrem 173 PVB Brigjen TNI Iwan Setiawan, S.E, M.M didampingi Dandim 1709 Yawa menerima langsung penyerahan tersebut.

Momen penyerahan berlangsung di aula Kodim 1709/Yawa, Rabu (13/10/2021).

Danrem mengungkapkan, dua orang simpatisan yang menyerahkan 6 pucuk senpi rakitan terdiri dari 4 pucuk laras panjang, 2 pucuk laras pendek (pistol), serta 97 butir munisi.

Selain itu, turut diserahkan pula 1 buah HT, 4 lembar bendera bintang kejora dan beberapa dokumen KSTP lainnya.

Simpatisan KTSP ini tergerak setelah melihat keseriusan Pemerintah Indonesia yang telah membangun Papua dan ditambah terlaksananya PON yang sangat megah dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo serta dihadiri oleh para pejabat tinggi negara termasuk para Gubernur dari berbagai provinsi begitu juga tamu manca negara.

“Sebenarnya mereka sudah begitu lama menyimpan senjata beserta amunisi ini, sebab mereka itu beranggapan Papua akan merdeka, namun setelah melihat pembangunan dan penyelenggaraan PON di Papua, mereka yakin inilah yang benar bahwa papua sebenarnya dibawah bingkai NKRI,” sambung Brigjen Iwan.

Selain itu, penyerahan diri kedua simpatisan ini juga karena ingin mendapatkan kehidupan yang tenang dan tanpa dibayang-bayangi oleh kejaran aparat keamanan.

“Penyerahan diri kedua simpatisan ini juga merupakan hasil dari upaya komunikasi yang baik dari Kodim 1709 Yawa dan jajarannya beserta seluruh pihak terkait dan ini adalah keberhasilan dan terobosan yang dilakukan tanpa memerlukan letusan senjata dan pengejaran aparat keamanan,” pujinya.

Dalam kesempatan ini, Danrem juga meminta kepada Pimpinan TPN/OPM Wilayah Saireri Fernando Worabai bersama para pengikutnya yang masih berseberangan dengan NKRI untuk segera kembali ke pangkuan ibu Pertiwi.

“Kami terbuka untuk saudara kami Fernando Worabai meskipun berbeda pendapat dan idiologi, maka kami himbau untuk kembali ke NKRI dan kita ciptakan suasana kamtibmas yang kondusif demi masa depan generasi muda dan juga percepatan pembangunan yang saat ini sedang berjalan diwilayah ini, sehingga peningkatan kesejahteraan masyarakat Yapen akan terealisasikan,” tandasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Letkol Inf Usep Setiyawan Kasiter Korem 173/PVB, Marcelo Bellah, SH. MH (Kajari Serui), AKBP Naharuddin S.Sos (Kapolres Waropen), Kapten Inf Marselus Worabay Danramil (1709-02/Yaptim) dan Babinsa Sertu Jhonias M. Riyoli

HDK