Video Merokok Dikelas Viral, 4 Siswi SMAN 1 Biak Akan Diberhentikan

IMG 20220727 WA0017

Koreri.com, Biak – Warga masyakat Biak Numfor dibuat heboh pasca beredarnya video di media sosial empat siswi menggunakan atribut sekolah dan merokok di dalam kelas.

Video yang kemudian menjadi viral ini ternyata dilakoni 4 sisiwi yang bersekolah di SMAN 1 Biak Kota.

Kepala SMAN 1 Biak Kota Ruben Faknik, S.Pd yang baru menjabat membenarkan hal itu ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin (25/7/2022).

“Pada kesempatan ini perlu kami sampaikan kepada publik dan masyarakat di Biak Numfor terutama para orang tua, alumni SMAN 1 Biak, saya mohon maaf selaku kepala sekolah yang baru.

Baca Juga: Jelang HDKD ke 77, Kantor Imigrasi Biak Gelar Sejumlah kegiatan 

Saya mohon maaf akibat beberapa hari yang lalu siswa disekolah kami telah membuat heboh di medsos,” ungkapnya.

Dikatakan, video viral ini telah disampaikan pada giat apel perdana dan pihak sekolah telah mengambil komitmen untuk anak-anak tersebut dikeluarkan dari SMAN 1 Biak Kota karena mencemarkan nama baik almamater.

Aksi keempat sisiwi tersebut akan dicanangkan dalam tata tertib di SMAN 1 Biak Kota.

“Saya selaku Kepala SMAN 1 Biak Kota yang baru tahun ini menjabat, saya akan mencanangkan hal itu di SMAN 1 Biak Kota dan berlaku sampai kapanpun. Atitut adalah bagian daripada budaya yang harus dijalani di SMAN 1 Biak Kota supaya kita mendapatkan anak-anak yang memiliki masa depan dan potensi serta disiplin,” tuturnya.

Baca Juga: Wakil Ketua – Anggota DPRD Biak Hadiri Peresmian Gedung Gereja GKI Elohim Snerbo 

Ditegaskan Ruben, anak-anak yang pintar itu jika tidak memiliki disiplin dan karakter serta budaya yang bagus maka itu tidak akan menunjang kepintaran mereka.

“Inilah yang kami sudah sepakati secara bersama-sama oleh guru-guru di SMAN 1 Biak Kota, OSIS dan seluruh siswa pada tahun ini bahwa kami akan tingkatkan atitut di lingkup sekolah ini,” tegasnya.

Video yang beredar viral itu terdapat 4 siswi merokok di dalam kelas dengan mempergunakan atribut SMAN 1 Biak Kota.

“Itu atribut batik hari Kamis, ini yang kami sesalkan kenapa anak-anak pada waktu itu harusnya melakukan pendaftaran ulang yang dikhususkan bagi kelas 11 dan 12 ternyata dibalik pendaftaran itu ada terjadi hal-hal yang kami kesalkan yaitu mereka merokok di dalam kelas. Mereka ini siswi kelas 10 yang baru naik kelas 11 yang merokok di dalam kelas. Ini yang sangat saya sesalkan dan kecewa dengan masalah ini,” bebernya.

Baca Juga: Babinsa Biak Timur Sambut Kirap Api Obor Sidang Sinode GKI Tanah Papua 2022 

“Saya sudah sampaikan dalam apel gabungan dan kami sudah komitmen bersama seluruh guru, OSIS dan siswa bahwa anak-anak tersebut telah mencemarkan nama baik sekolah sehingga mereka harus dikeluarkan dari lingkungan SMA Negeri 1 Biak Kota,” tegasnya.

Ruben berharap ini menjadi contoh agar tidak lagi terjadi persoalan-persoalan lainnya yang pada akhirnya membuat pencemaran nama baik sekolah.

“Saya akan pecat dan saya keluarkan dari sekolah ini karena yang saya butuh adalah anak-anak yang berbudaya dan berkarakter yang baik, dan memiliki atitut yang baik. Karena dengan semua itu, bisa menjamin masa depan yang baik serta membawa nama baik keluarga, serta almamater SMA Negeri 1 Biak Kota,” pungkasnya.

HDK