Koreri.com, Timika – Komandan Kodim 1715/Yahukimo, Letkol Inf J.V. Tethool mendampingi Pj Bupati Nduga, Namia Gwijangge beserta rombongan dalam rangka pencarian jasad korban pembunuhan terhadap 4 (empat) orang Warga Nduga yang dilakukan oleh 3 Masyarakat Sipil dan diduga melibatkan 6 Oknum Anggota Prajurit TNI di pelabuhan pomako, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Selasa (30/8/2022).
Turut hadir Kapolres Nduga, AKBP. Rio A.P, Kapolres Mimika, AKBP. I GEDE P, Kompol Dionisius vox dei paron Helan (Kabag Ops), Georg L.M Randang,S.IP.,M.A.P. (Kepala Basarnas Timika) Ali Gwijangge (Wakil Ketua 1 DPRD Kab. Nduga), Patotulus Gwijangge (Kadis Sosial ), Charles Pangabean (Kadis Keuangan), Samuel (Staf Keuangan), Lambani Gwijangge (Kepala BNPT Nduga), Iptu Boby p S.T. K. (Kapolsek Miktim), Iptu stefanus yimsi (Kasat Pol Air), Akp Rosman S.H (Kasat Samapta).Proses pencarian jasad korban dimulai pada Selasa (31/8) pukul 08.30 Wit, yaitu koordinasi dari seluruh pihak terkait dengan Basarnas, TNI dan Polri, dipimpin Bapak Namia Gwijangge (Bupati Nduga). Kemudian dilakukan penyisiran pencarian Jasad korban dari Pelabuhan Rakyat Pomako, Kec.Mimika Timur ke TKP pembuangan di logpound, Kab.Mimika.
Penjabat Bupati Nduga, Namia Gwijangge, menyampaikan kepada seluruh pihak keluarga dan masyarakat (Nduga) bahwa apabila proses pencarian korban sampai beberapa hari kedepan belum bisa ditemukan maka dilakukan pemberhentian pencarian.
“Kami akan melakukan pemakaman secara layak kepada jasad korban yang telah ditemukan dan akan dibawa ke Kenyam, Kab. Nduga karena merupakan masyarakat saya,” kata Bupati.
Sementara itu, Kepala Basarnas Timika, Georg L.M Randang, selaku penanggung jawab pertolongan pencarian korban, mengungkapkan dirinya beserta Tim akan berupaya semaksimal mungkin untuk bisa mendapatkan jasad korban yang belum ditemukan dan akan berkoordinasi terus kepada pihak terkait TNI,POLRI dan juga Masyarakat setempat.
Disamping itu, Letkol Inf J.V.Tethool Dandim 1715/ Yahukimo menyampaikan akan berusaha semaksimal mungkin bersama-sama Bupati, Kapolres dan Kepala Basarnas untuk pencari dan menemukan korban yang masih hilang.
“Saya harap jasad korban dapat segera ditemukan,” kata Dandim Yahukimo.
PDC-17
























