Koreri.com, Jayapura – Gubernur Papua, Lukas Enembe tak penuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan gratifikasi senilai Rp. 1 miliar.
Juru bicara Gubernur Papua, Rifai Darus, mengatakan kondisi kesehatan gubernur lukas enembe saat ini sedang sakit sehingga belum bisa panggilan penyidik KPK di mako brimob polda papua di Kota Jayapura.
“Pak gubernur lukas enembe saat ini dalam kondisi kurang sehat (sakit), kakinya bengkak sekali dan sudah mengajukan surat izin berobat kepada mendagri jauh hari sebelum ditetapkan jadi tersangka oleh penyidik KPK,” kata Jubir Gubernur Papua, Rifai Darus, kepada wartawan usai mendampingi tim hukum Lukas Enembe bertemu penyidik KPK di Mako Brimob Polda Papua di Kotaraja, Kota Jayapura, Senin (12/9/2022).
Dijelaskan, Gubernur Lukas Enembe mengutus jubir mendamping tim hukum untuk berkoodinasi penyidik KPK terkait dengan kondisi kesehatan yang dialami sesuai surat panggilan sebagai tersangka gratitifikasi.
“Jadi, saat ini kondisi kaki pak gubernur sedang bengkak karena sakit asam urat dan harus di check-up dan jadwal harus hari ini tanggal 12 september sudah terbang keluar negeri,” ujarnya.
Dikatakan, gubernur lukas enembe mohon doa restu dari masyarakat papua agar tetap sehat untuk hadapi proses yang ditangani KPK.
“Suara pak lukas enembe sudah drop juga dan batas waktu check-up, pak gubernur sudah stoke 4 kali dan menurut dokter di singapura kalau sudah 4 kali pasti meninggal dunia. Cuma ini doa seluruh masyarakat papua sehingga pak gubernur masih sehat terus tapi ada batas waktu untuk kontrol ke dokter di singapura dan filipina,” kata Jubir Rifai Darus.
“Sebagai warga negara yang baik gubernur Lukas Enembe taat taat hukum tetap menghadapi hukum,” sambungnya.
Gubernur Lukas Enembe sudah mengabdi hampir 20 tahun dan menjaga Papua dalam bingkai NKRI dan selama pengabdian tidak sedikitpun berurusan hal-hal yang berbau proyek dimana semua proyek diserahkan kepada masing-masing SKPD.
“Pak Gubernur hanya melaksanakan APBD dan dana taktis yang dimiliki,” kata Jubir menyampaikan pesan Lukas Enembe.
EHO






























