Fokus Tangani Ratusan ODGJ, Pemkab Mimika Siapkan Anggarannya

IMG 20230407 WA0006

Koreri.com, Jayapura – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika telah menyiapkan anggaran besar untuk fokus menangani persoalan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di wilayah itu.

Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Mimika Johannes Rettob di sela-sela kunjungannya ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Abepura, Kota Jayapura, Papua, Kamis (6/4/2023).

“Tahun ini kita cukup banyak biaya (penanganan ODGJ) untuk kita bisa selesaikan, tersedia di Dinas Sosial dan ada juga di Dinas Kesehatan yang sebenarnya. Kemudian kita akan terus kerja sama. Ini kita tingkatkan terus sampai pasien-pasien, mudah-mudahan bisa sembuh. Target kita kan mereka itu (pasien) sembuh. Bisa melaksanakan tugas dengan baik,” ungkapnya.

Rettob mengakui soal data ODGJ di Mimika yang informasinya mencapai ratusan orang.

“Hasilnya di Timika ini (ODGJ) cukup banyak. Karena berdasarkan data di Dinas Sosial kurang lebih ada 71 orang tapi berdasarkan data dari Dinas Kesehatan disampaikan ada 200 orang lebih. Kurang lebih seperti itu,” bebernya.

Untuk itu, Pemkab Mimika, menurut Rettob sudah langsung bersikap.

“Kalau sudah seperti ini berarti kita sudah harus hati-hati, sudah lampu hijau apa sudah lampu kuning? Ya, untuk itu kita sudah harus bersikap.

Sehingga kita di Mimika melalui Dinas Sosial saat ini sudah melakukan perjanjian kerja sama dengan Rumah Sakit Jiwa Abepura di Jayapura. Dan untuk pertama kalinya kita empat orang ke sini,” sambungnya.

Rettob tak menampik soal rawannya kondisi terkait keberadaan ODGJ di Mimika.

“Jadi saya mau kasih tahu, di sini (Mimika) sudah rawan. Kalau di lihat di Timika, banyak sekali mereka berdiri di pinggir jalan, lempar-lempar mobil, kan kasihan.

Kita juga kuatir kalau itu ada perempuan atau ibu-ibu. Bisa saja terjadi hal-hal yang kurang baik kalau mereka jadi korban pelemparan, kurang lebih seperti itu,” akuinya.

Olehnya itu, atas hasil kunjungan yang dilakukan, Rettob memastikan akan segera menindaklanjutinya.

“Hari ini saya berkunjung di sini, terima kasih ibu Direktur dan seluruh jajaran Rumah Sakit, saya datang melihat kesiapan-kesiapan, kemudian kita pulang. Tujuan saya, kita pulang dan biar kita tahu apa saja yang akan kita lakukan ke depan. Persiapan persiapan apa saja? Kalau memang harus membutuhkan biaya dan lain-lain yang dibutuhkan di Rumah Sakit, kita harus siapkan,” tegasnya.

“Dan saya juga sudah diskusikan dengan ibu dokter, yang penting BPJS ada. Nanti setelah itu, pembiayaan after-after, kalau rehabilitasi sudah selesai dikirim, kita juga harus menyediakan obat-obatan. Mungkin ke depan Dinas Sosial berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, ya! Saya kira begitu dari saya,” pungkasnya.

Untuk diketahui, terdapat 4 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) asal Kabupaten Mimika yang sementara menjalani perawatan di RSJ Abepura, Kota Jayapura, Provinsi Papua.

Mereka terdiri dari 3 wanita dan satu pria yakni F, MM, KW dan M. Keempatnya telah didatangkan oleh Dinas Sosial Mimika sejak Sabtu pekan lalu.

Selama di RSJ Abepura, keempatnya mejalani perawatan berupa terapi sosial, terapi psikis dan pengobatan secara rutin.

EHO