BPJN Maluku Masih Tangani Jembatan Amblas Wai Kian, Ini Perkiraan Selesainya

Pejabat Pembuat Komitmen 2.6 Provinsi Maluku Melky Hityahubessy / Foto : Ist
Pejabat Pembuat Komitmen 2.6 Provinsi Maluku Melky Hityahubessy / Foto : Ist

Koreri.com, Ambon – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Maluku merespon cepat jembatan amblas Wai Kian di Desa Kian, yang menghubungkan Kecamatan Kiandarat dan Kecamatan Siritaun Wida Timur, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.6 Provinsi Maluku Melky Hityahubessy saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Senin (14/4/2025) mengungkapkan, informasi kerusakan jembatan tersebut sudah diterima BPJN Maluku sejak Minggu (13/4/2025) kemarin.

Melky menjelaskan, sebagai respon cepat, pada Minggu pagi, tim BPJN Maluku ke lokasi untuk mengambil tindakan perbaikan pada oprit yang amblas.

“Jadi, untuk kondisi jembatan Kian sudah kami dapat informasi dan teman-teman (BPJN) sudah di Lapangan dan sampai saat ini mengambil tindakan perbaikan oprit yang amblas,” ungkapnya.

Melky membeberkan, dari keterangan rekan-rekannya yang pernah turun lapangan melihat kondisi jembatan Wai Kian yang mulai retak beberapa waktu lalu, ada pipa air yang melewati oprit jembatan tersebut mengalami kebocoran.

Akibatnya tambah dia, rembesan air ini menggerus timbunan pada oprit. Meski begitu, tim yang turun ke lapangan tetap melihat penyebab lain.

Kondisi jembatan Kian yang amblas / Foto : Ist
Kondisi jembatan Kian yang amblas / Foto : Ist

“Jadi dari kemarin sore dua mobil dump truck dan satu exvator milik BPJN sudah sampai di lokasi untuk bisa menyelesaikan oprit jembatan amblas, tetapi ada masalah dengan masyarakat sekitar akhirnya pekerjaan belum bisa di kerjakan,” sambungnya.

Dan Melky mengaku sore hari ini sekitar pukul 16.00 Wit, dirinya sudah mendapatkan informasi bahwa dengan pendekatan baik dari pihak TNI, Polri dan PUPR Kabupaten SBT dan tim BPJN di lapangan akhirnya palang tersebut dibuka oleh masyarakat sekitar.

“Alat sudah mulai perbaikan jembatan tersebut dan kita lebih fokus penyelesaian karena sampai saat ini sudah terjadi antrian pajang mobil mulai dari jalur Bula – Ainanang maupun sebaliknya,” akuinya.

Melky menambahkan, jika tidak ada kendala dalam perbaikan oprit tersebut maka oprit yang amblas bisa selesai besok malam dan bisa kembali dilalui masyarakat setempat maupun pihak kendaraan.

“Intinya sampai saat kita BPJN Maluku tidak tinggal diam dan kita tidak mau menjadi kendala infrastruktur bagi masyarakat. Maka dari itu, marilah kita sama-sama saling mendukung dan saya juga ucapkan terima kasih bagi semua pihak di lapangan yang sudah bisa bersama – sama saling membantu,” pungkasnya.

JFL