Buka Giat PENSIL, Bunda PAUD Kota Ambon Tekankan Hal Penting Ini

IMG 20250530 WA0028

Koreri.com, Ambon – Bunda PAUD Kota Ambon Lisa Wattimena menghadiri sekaligus membuka kegiatan Pentas Seni dan Literasi (PENSIL) bertemakan “Kisah Dari Tanah Rempah”.
Giat Pensil ini berlangsung di auditorium MIPA Unpatti Ambon, Jumat (30/5/2025).

Turut hadir, Kabid PAUD Dinas Pendidikan Kota Ambon Yasmu Budiatin, Pejabat Negeri Rumah Tiga, Ketua Himpaudi Maluku, Ketua Himpaudi Ambon, Kepala Sekolah PAUD Rantai Kasih dan Elphidos dan para orang tua.

Dalam sambutan, Bunda PAUD Kota Ambon Lisa Wattimena mengatakan bahwa di tengah era digitalisasi yang semakin melaju pesat saat ini, menanam nilai moral kebangsaan, nilai seni budaya sosial olahraga dan lingkungan harus diperkenalkan kepada anak-anak dengan tujuan untuk membentuk karakter anak sejak usia dini atau yang biasa disebut usia emas (Golden Age) atau masa emas perkembangan anak.

“Anak-anak adalah peniru yang sangat handal sehingga ketika di hari ini PAUD Rantai Kasih dan Yayasan Elphidos Maluku menggelarkan kegiatan ini maka saya mengharapkan langkah awal untuk mengajarkan nilai-nilai seni budaya dan kearifan lokal kepada anak anak kita,” urainya.

Lisa berharap semua kegiatan yang dilaksanakan bukan cuma hari ini saja, tetapi akan dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Untuk itu, saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada Ibu Kepala Sekolah para guru dan orang tua serta semua anak-anak PAUD Rantai Kasih dan Elphidos karena sudah menggagas dan menyelenggarakan serta berkreasi dalam pentas seni dan literasi pada saat ini,” harapnya.

Lanjut Lisa, pentas ini merupakan potret masa depan anak-anak untuk bisa lebih bergerak dan lebih berani dalam menampilkan bakat dan potensi yang ada dalam diri mereka yang perlu dikembangkan ke depannya.

“Pentas seni di hari ini menjadi bagian dari pola kita memulai pembinaan anak usia dini yang akan membuat anak-anak menjadi lebih unggul karena mereka dapat menampilkan kreatif seni dan potensi yang dimiliki serta membudayakan kearifan lokal,” sambungnya.

Sebagai Bunda PAUD, Lisa mengaku sangat bangga dan bahagia karena bisa menyaksikan langsung semangat keceriaan serta kreativitas anak-anak di pentas ini.

“Ini bukan hanya ajang untuk menghidupkan tetapi merupakan bagian penting dalam proses tumbuh kembang anak belajar mengapresiasi diri mengembangkan kreativitas membangun rasa percaya diri serta berani tampil di depan umum,” pungkasnya.

Pada ajang Pensil ini, anak – anak PAUD Rantai Kasih dan Elphidos menampilkan cerita dua pulau yaitu Nusalaut dan Ambalau.

Cerita tentang dua adik kakak yang beda agama tapi keduanya baku sayang sampai sekarang.

JFL