Koreri.com, Timika – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Gereja Theofani ke 75 di Kabupaten Mimika menjadi momentum bersejarah bagi bangsa A3 (Ayamaru, Aitinyo, dan Aifat) untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan atas penyertaan, kekuatan, dan janji berkat-Nya bagi perjalanan kehidupan di Tanah Papua,
Perayaan tersebut berlangsung di Gereja Theofani, Timika, Papua Tengah, Rabu (21/10/2026).
Perayaan yang dimaknai sebagai hari penyataan Tuhan ini menjadi kesempatan bagi bangsa A3 untuk merefleksikan perjalanan iman sekaligus memperkuat komitmen dalam membangun kehidupan yang berlandaskan nilai-nilai spiritual, persatuan, dan pengabdian kepada sesama.
Dalam momentum tersebut, Pdt. Yance Iek, S.Th mengangkat semangat “Syukur bagi-Mu Tuhan” sebagai ungkapan iman dan rasa terima kasih atas kehadiran Tuhan yang diyakini senantiasa menyertai serta memberikan kekuatan kepada bangsa A3 dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
HUT Theofani ke 75 tidak hanya dimaknai sebagai perayaan bertambahnya usia, tetapi juga sebagai pengingat akan janji berkat Teofani, termasuk empat hukum bersyarat dan perintah khusus yang diberikan kepada orang A3 sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.
Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi landasan bagi bangsa A3 untuk terus menjaga iman, mempererat persaudaraan, membangun persatuan, serta menjalankan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat.
Perayaan HUT Teofani ke-75 di Kabupaten Mimika juga menjadi momentum untuk meneguhkan peran bangsa A3 dalam pembangunan di seluruh Tanah Papua.
“Semangat ini diharapkan mendorong setiap anggota masyarakat untuk mengambil bagian dalam Pembangunan baik di bidang sosial, budaya, Pendidikan maupun dalam mempersiapkan generasi penerus yang memiliki iman, karakter, dan tanggung jawab,” urainya.
Bangsa A3 diharapkan terus mengembangkan semangat sebagai manusia pembangun yang tidak hanya berpegang pada nilai-nilai iman, tetapi juga menunjukkan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat Papua.
“Melalui semangat kebersamaan, nilai-nilai yang diwariskan dalam perjalanan Teofani diharapkan dapat terus dihidupi dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga menjadi kekuatan untuk membangun masa depan yang lebih baik,” tegas Pdt. Yance.
Selain menjadi perayaan syukur, HUT Theofani ke 75 juga menjadi kesempatan untuk mempererat tali persaudaraan, memperkuat harapan, serta meneguhkan komitmen bersama dalam mewujudkan kehidupan masyarakat Papua yang damai, sejahtera, dan bermartabat.
Semangat “Syukur bagi-Mu Tuhan” diharapkan tidak berhenti sebagai ungkapan dalam ibadah dan perayaan, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata, kerja keras, kepedulian terhadap sesama, serta pengabdian bagi masyarakat dan Tanah Papua.
Memasuki usia ke 75 tahun, perjalanan Theofani menjadi momentum untuk terus memelihara rasa syukur, memperkokoh iman, dan memperbarui tekad bangsa A3 agar tetap berkarya serta mengambil bagian dalam pembangunan di seluruh Tanah Papua.
Dengan demikian, HUT Theofani ke-75 di Kabupaten Mimika bukan sekadar peringatan hari bersejarah, melainkan juga momentum untuk meneguhkan kembali identitas, nilai-nilai iman, dan tanggung jawab bangsa A3 dalam membangun masa depan Tanah Papua yang lebih baik.
“Syukur bagi-Mu Tuhan, atas penyertaan dan janji berkat-Mu bagi bangsa A3. Kiranya semangat iman, persatuan, dan pengabdian terus menjadi dasar untuk berkarya sebagai manusia pembangun di seluruh Tanah Papua,” pungkas Pdt. Yance Iek.
NUEL












