Lisa Wattimena Lantik Tiga Ketua TP-PKK Kecamatan, Pesankan Ini

IMG 20261029 113151

Koreri.com, Ambon -Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Ambon, Lisa Wattimena, melantik tiga Ketua TP-PKK kecamatan, yakni Nusaniwe, Leitimur Selatan, dan Teluk Ambon.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Vlissingen, lantai II Kantor Pemerintah Kota Ambon, Kamis (29/10/2026).

Pelantikan ini merupakan tindak lanjut keputusan Ketua TP-PKK Kota Ambon tertanggal 28 Oktober 2026, menyusul pengangkatan camat di lingkungan Pemerintah Kota Ambon.

Tiga ketua yang dilantik masing-masing Magdalena Watimena sebagai Ketua TP-PKK Kecamatan Nusaniwe, menggantikan Rosiana Latuputty; Lisa Patinama sebagai Ketua TP-PKK Kecamatan Leitimur Selatan; serta Nurhayati Buamona sebagai Ketua TP-PKK Kecamatan Teluk Ambon.

Pengangkatan tersebut berlaku hingga berakhirnya masa jabatan masing-masing camat.

Keputusan ini juga merujuk pada Keputusan Wali Kota Ambon Nomor 661 Tahun 2026 tanggal 31 Agustus 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan pegawai negeri sipil dalam jabatan administrator di lingkungan Pemerintah Kota Ambon.

Dalam sambutannya, Lisa menyampaikan selamat kepada para ketua yang baru dilantik sekaligus mengapresiasi pengabdian pengurus sebelumnya.

Ia berharap amanah tersebut dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan semangat pelayanan.

Lisa menegaskan, penguatan pembinaan kader, tertib administrasi, serta koordinasi berjenjang menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan program PKK.

Ia meminta para ketua TP-PKK kecamatan aktif turun ke lapangan untuk memastikan program menjangkau masyarakat hingga tingkat desa, negeri, dan kelurahan, termasuk kelompok Dasawisma.

“Kelompok Dasawisma memiliki kedekatan dengan kehidupan sehari-hari dalam keluarga. Karena itu, para kader perlu mendapat penjelasan tugas yang mudah dipahami, pendampingan dalam pendataan, serta dukungan dalam menyampaikan kebutuhan warga,” ujarnya.

Selain pembinaan kader, Lisa mengingatkan pentingnya memperbarui data, menertibkan administrasi dan pelaporan, serta mendokumentasikan kegiatan sebagai bahan evaluasi. Ia juga mendorong setiap kecamatan saling berbagi pengalaman dan memanfaatkan media komunikasi secara bijak untuk memperkuat koordinasi.

Menurut Lisa, TP-PKK merupakan mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Karena itu, setiap pengurus dituntut memiliki kemampuan, profesionalisme, serta kesiapan menghadapi perkembangan era digital.

Ia turut meminta dukungan para camat agar ketua dan pengurus TP-PKK dapat menjalankan tugas secara optimal.

“PKK Kota Ambon tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dan kerja sama dari Bapak dan Ibu di kecamatan, kelurahan, desa, dan negeri,” tegasnya.

Lisa berharap para ketua yang baru dilantik dapat membangun kepercayaan melalui keteladanan, kedisiplinan, dan kerja sama, sekaligus memperkuat organisasi serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Jadikan kepemimpinan ibu-ibu sebagai kekuatan yang akan menumbuhkan kader, menghidupkan organisasi, dan mendekatkan pelayanan PKK kepada masyarakat,” pungkasnya.

Ia berharap sinergi seluruh jajaran TP-PKK Kota Ambon dapat menghasilkan program yang bermanfaat dan membawa kesejahteraan bagi keluarga-keluarga di Kota Ambon.

JFL