1000 UMKM Mimika Siap Tampilkan Produk Unggulan di KKT Nasional II 2026

Samuel Yogi Penertiban Trotoar Timika

Koreri.com, Timika – Konferensi Kota Toleransi (KKT) Nasional ke II di Kabupaten Mimika tidak hanya menjadi ajang memperkuat nilai toleransi dan keberagaman, tetapi juga momentum strategis untuk memperkenalkan potensi ekonomi lokal melalui produk unggulan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Sebanyak 1.000 pelaku UMKM di Kabupaten Mimika disiapkan untuk ambil bagian dalam menyukseskan kegiatan berskala nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 14-16 November 2026.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Mimika Samuel Yogi, mengatakan pihaknya tengah mempersiapkan para pelaku usaha lokal agar dapat menampilkan produk-produk unggulan yang memiliki daya saing dan nilai ekonomi.

“Ya, kita siapkan 1.000 UMKM untuk mendukung pelaksanaan KKT Nasional yang akan dilaksanakan di Mimika ini,” ujarnya di Timika, Papua Tengah, Sabtu (7/11/2026).

Menurutnya, keikutsertaan UMKM dalam KKT menjadi kesempatan penting untuk memperkenalkan produk lokal kepada peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Koperasi dan UKM juga berupaya mendorong produk-produk lokal agar semakin dikenal, naik kelas, serta memiliki akses pasar yang lebih luas.

“Kita juga menyiapkan produk-produk unggulan dari pelaku UMKM di Mimika,” jelasnya.

Yogi yang juga merupakan anggota Bidang Pameran dan UMKM dalam kepanitiaan KKT 2026 menyampaikan apresiasi kepada Menteri Dalam Negeri, Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah, serta Bupati dan Wakil Bupati Mimika atas kepercayaan menjadikan Mimika sebagai tuan rumah kegiatan nasional tersebut.

Ia menilai, penyelenggaraan KKT menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Mimika.

Di bawah kepemimpinan Bupati Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong, Mimika diharapkan semakin dikenal sebagai ikon kota toleransi di tingkat nasional.

Menurutnya, keberagaman masyarakat Mimika merupakan kekuatan yang harus terus dijaga melalui sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, dan membangun kehidupan yang harmonis.

Lebih dari itu, Yogi menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkenalkan produk UMKM Mimika dalam berbagai kegiatan, baik di tingkat daerah, nasional hingga internasional.

Langkah tersebut diharapkan mampu membuka peluang usaha, memperluas jaringan pemasaran, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat agar semakin mandiri dan sejahtera.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Mimika, khususnya para pelaku UMKM, untuk bersama-sama menyukseskan kegiatan ini,” pungkasnya.

TIM