Koreri.com, Jayapura — Serah terima jabatan (sertijab) Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Abepura berlangsung khidmat di aula setempat, Kamis (23/4/2026).
Jabatan Kalapas resmi diserahterimakan dari pejabat lama, Badarudin, kepada pejabat baru, Edy Susetyo.
Mengawali tugasnya di Bumi Cenderawasih, Edy Susetyo membawa semangat baru dengan menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program positif yang telah dirintis pendahulunya, sekaligus memperkuat berbagai langkah strategis pembinaan di lingkungan Lapas Abepura.
“Yang paling utama adalah bagaimana kami melanjutkan hal-hal baik yang sudah dibangun sebelumnya, sekaligus mendorong program-program positif yang berdampak langsung bagi warga binaan,” ujar Edy.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan dukungan seluruh pemangku kepentingan di Papua guna memastikan program pembinaan berjalan optimal.
Menurutnya, keberhasilan lembaga pemasyarakatan tidak hanya ditentukan oleh internal, tetapi juga sinergi dengan berbagai pihak.
“Kami berharap dukungan dari seluruh stakeholder di Papua. Komitmen bersama menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas pembinaan di Lapas Abepura,” katanya.
Sebagai bagian dari langkah percepatan kinerja, Edy juga menegaskan kesiapan jajarannya dalam mengimplementasikan 15 program akselerasi dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Program tersebut menjadi fokus utama dalam pembenahan sistem serta peningkatan pelayanan pemasyarakatan.
“Kami berkomitmen melaksanakan program akselerasi dalam waktu dekat. Dukungan dari seluruh pegawai sangat kami harapkan agar implementasinya berjalan maksimal,” tambahnya.
Sebelum mengemban amanah di Jayapura, Edy Susetyo diketahui bertugas di Lapas Kelas IIA Balikpapan, Kalimantan Timur.
Penugasan ini menjadi pengalaman pertamanya bertugas di Papua, yang menurutnya menghadirkan tantangan sekaligus peluang untuk belajar dan berkontribusi lebih luas.
“Ini pertama kali saya bertugas di Papua. Tentu ada tantangan tersendiri, namun saya memilih untuk melihatnya secara positif. Harapannya, apa yang kami lakukan dapat memberikan manfaat dan membawa kemajuan bagi Lapas Abepura,” ungkapnya.
Terkait kondisi awal lembaga yang kini dipimpinnya, Edy mengaku masih dalam tahap penyesuaian dan belum melakukan peninjauan menyeluruh, termasuk terhadap jumlah warga binaan.
Meski demikian, ia memastikan akan segera melakukan pemetaan guna menentukan langkah pembinaan yang tepat.
Sertijab ini tidak hanya menjadi momentum pergantian kepemimpinan, tetapi juga harapan baru bagi peningkatan kualitas pembinaan dan pelayanan pemasyarakatan di Kota Jayapura.
Dengan semangat kolaborasi dan percepatan program, Lapas Abepura diharapkan semakin humanis, produktif, dan berdaya guna bagi masyarakat.
PAS































