Koreri.com, Sorong – Masyarakat di sejumlah wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya (PBD) diminta mewaspadai penurunan kualitas udara dalam tiga hari kedepan.
Konsentrasi partikulat halus (PM2.5) pada 22 – 24 September 2026 diprediksi berada pada kategori baik hingga tidak sehat.
Prediksi tersebut berdasarkan hasil pemantauan dan pengolahan data kualitas udara oleh Stasiun Pemantau Atmosfer Global (PAG) Sorong.
Petugas Pelayanan Stasiun PAG Sorong, Harashta Yuqdha, menjelaskan PM2.5 merupakan partikel udara berukuran kurang dari 2,5 mikron yang dapat menjadi indikator penting kualitas udara.
“Partikulat PM2.5 adalah partikel udara yang berukuran lebih kecil dari 2,5 mikron. Nilai Ambang Batas (NAB) PM2.5 selama 24 jam adalah 55 µg/m³,” jelas Harashta kepada wartawan, Senin (21/9/2026).
DIjelaskan bahwa, pada taggal 22 September 2026, kualitas udara kategori sedang diprediksi terjadi di Kaimana, Kota Sorong, Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, Raja Ampat, Kabupaten Sorong, Tambrauw dan Teluk Wondama.
Sementara kategori tidak sehat diprediksi terjadi di Fakfak, Maybrat, Sorong Selatan dan Teluk Bintuni.
Kondisi tersebut diperkirakan masih berlanjut pada 23 September.
Manokwari diprediksi masuk kategori baik, sedangkan Kaimana, Kota Sorong, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, Raja Ampat, Kabupaten Sorong, Tambrauw dan Teluk Wondama berada pada kategori sedang.
Adapun Fakfak, Maybrat, Sorong Selatan dan Teluk Bintuni masih diprediksi berada dalam kategori tidak sehat.
Memasuki 24 September, kondisi udara di sejumlah wilayah diperkirakan membaik. Kota Sorong, Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak dan Tambrauw diprediksi berada dalam kategori baik.
Kaimana, Raja Ampat, Kabupaten Sorong dan Teluk Wondama berada pada kategori sedang. Sementara Fakfak, Maybrat, Sorong Selatan dan Teluk Bintuni masih diprediksi berada dalam kategori tidak sehat.
Stasiun PAG Sorong mengimbau masyarakat, terutama kelompok sensitif, untuk memperhatikan perkembangan kualitas udara dan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara memburuk.
Informasi mengenai perkembangan kualitas udara dan pemantauan atmosfer dapat diperoleh melalui Stasiun Pemantau Atmosfer Global Sorong.
Prediksi tersebut disampaikan Analis on Duty Stasiun PAG Sorong, Nindya Utami, S.Tr.Klim, sebagai bagian dari layanan informasi pemantauan kualitas udara bagi masyarakat di Papua Barat dan PBD.
KENN

























