Koreri.com, Timika – Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Kabupaten Mimika kini memasuki tahapan lanjutan.
DPRK Mimika telah menyampaikan undangan terkait pelaksanaan pembukaan dan penutupan pembahasan APBD Perubahan.
Bupati Mimika Johannes Rettob mengatakan, dalam proses pembahasan APBD Perubahan masih sangat dimungkinkan terjadi pergeseran anggaran, baik berupa kenaikan maupun penyesuaian terhadap sejumlah kebutuhan daerah.
“Namanya juga perubahan, pasti ada pergeseran, ada kenaikan, ataupun tetap. Mungkin penurunan, tapi biasanya penurunan tidak, minimal tetap,” kata Rettob saat diwawancarai di Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (21/9/2026).
Menurut Rettob, penyesuaian anggaran dilakukan berdasarkan kondisi serta kebutuhan daerah yang dibahas bersama DPRK Mimika.
Salah satu perhatian dalam pembahasan tersebut, kata dia, adalah memastikan kegiatan yang dinilai prioritas namun belum terlaksana dapat diakomodasi dalam APBD Perubahan.
“Perhatian untuk kegiatan-kegiatan yang memang prioritas yang belum dilaksanakan,” ujarnya.
Selain kegiatan prioritas, pembahasan APBD Perubahan juga mencakup berbagai kebutuhan pemerintah daerah, termasuk kebutuhan yang berkaitan dengan kepegawaian.
“Tidak spesifik apa saja, terkait kepegawaian, terkait dengan segala macam,” jelasnya.
Rettob menegaskan, rincian barang maupun kegiatan yang tercantum dalam APBD Perubahan masih dapat mengalami perubahan selama proses pembahasan berlangsung.
Karena itu, sejumlah penyesuaian masih akan dilakukan bersama DPRK Mimika sebelum APBD Perubahan Kabupaten Mimika ditetapkan secara resmi.
NUEL

























