Koreri.com, Manokwari – Gubernur Dominggus Mandacan mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan HUT ke 27 Provinsi Papua Barat sebagai momentum mengevaluasi capaian pembangunan, membenahi kekurangan, dan memperkuat komitmen mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Hal ini disampaikannya dalam sambutan pada upacara peringatan HUT ke 27 Provinsi Papua Barat di Kantor Gubernur setempat, Senin (12/10/2026).
Menurut Dominggus, hari jadi provinsi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk mengenang perjuangan pembentukan daerah, mensyukuri hasil pembangunan, sekaligus mengevaluasi berbagai persoalan yang masih perlu dibenahi.
“Momentum ini merupakan kesempatan untuk mengenang sejarah perjuangan, mensyukuri hasil pembangunan, mengevaluasi berbagai kekurangan, serta memperbarui tekad bersama untuk mewujudkan masa depan Papua Barat yang lebih baik,” ujarnya.
Ia menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada seluruh masyarakat di tujuh kabupaten di Papua Barat, yakni Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Fakfak, dan Kaimana.
Dominggus juga mengingatkan bahwa perjalanan pembangunan Papua Barat tidak terlepas dari kontribusi masyarakat adat, tokoh agama, kaum perempuan, generasi muda, para pejuang pembentukan provinsi, serta seluruh elemen masyarakat.
Karena itu, semangat perjuangan para pendahulu harus dilanjutkan melalui tata kelola pemerintahan yang bertanggung jawab dan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Di sektor pembangunan, ia menyoroti berbagai perkembangan di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, perekonomian, pelayanan publik, perlindungan lingkungan hidup, dan pelestarian budaya.
Papua Barat, lanjutnya, memiliki potensi sumber daya alam yang besar, mulai dari sektor energi, kehutanan, pertanian, perikanan hingga pariwisata. Potensi tersebut perlu dikelola secara berkelanjutan agar mampu memperkuat perekonomian daerah dan membuka kesempatan kerja bagi masyarakat.
Namun, keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari kemajuan fisik dan infrastruktur. Peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemerataan pelayanan dasar, serta kemampuan pemerintah menjawab kebutuhan masyarakat juga harus menjadi prioritas.
Pada sektor pembangunan manusia, Dominggus mengungkapkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Papua Barat pada 2025 mencapai 68,48, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Meski mencatat kemajuan, peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat tetap membutuhkan perhatian serta kerja bersama seluruh pemangku kepentingan.
Ia berharap peringatan HUT ke-27 ini menjadi penguat komitmen pemerintah dan masyarakat untuk menjaga persatuan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memastikan pembangunan berjalan lebih merata.
Dengan semangat kebersamaan, Papua Barat diharapkan terus berkembang menjadi daerah yang maju, berdaya saing, dan mampu menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.
RED












