Di Komisi I DPRD Maluku, Bupati Malra Apresiasi Semua Pihak Bersama-sama Tangani Konflik

Bupati Hanubun Komisi 1 DPRD Mal

Koreri.com, Ambon – Komisi I DPRD Maluku bersama Bupati M. Thaher Hanubun dan Forkopimda menggelar rapat membahas penanganan konflik sosial yang terjadi di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Rabu (3/8/2002).

Bupati pada kesempatan itu menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada DPRD Maluku dalam hal ini Komisi I yang telah mengundangnya langsung untuk membahas soal konflik yang terjadi di Malra.

“Juga saya ucapkan terima kasih kepada TNI/Polri yang mana sudah memberi dukungan dan juga termasuk aparat Pemerintah daerah dan lain – lain yang mana sudah bersama-sama menyelesaikan konflik yang terjadi di Kabupaten Maluku Tenggara,” ucapnya.

Baca Juga: Rovik Desak Tunjangan TPP ASN Maluku Segera Dibayarkan 

Menurut Bupati, konflik itu bisa reda dengan secepatnya karena semua pihak kerja dengan hati. Sehingga begitu ada konflik besar dan ketika ada hati di situ maka secepatnya terselesaikan.

“Maka tadi sudah saya sampaikan saya terispirasi dengan satu lagu Rohani “Hidup Ini Adalah Kesempatan” maka itu kita jangan sia – siakan hidup ini, kalau kita maksimalkan hidup ini untuk rakyat kita maka pasti bisa,” tandasnya.

Mendasari itu, Bupati siap melakukannya bagi rakyat di Kabupaten Malra dengan penuh kasih.

“Saya tidak perlu diteriakin ataupun dimarahi orang, tetapi saya lakukan karena saya sayang dan cinta kepada masyarakat saya,” sambungnya.

Baca Juga: Jadi Tersangka Dugaan Pembunuhan, Polres Malra Tahan 2 Warga Ohoiren 

Soal anggaran, Bupati menganggap bahwa Pemerintah Provinsi Maluku itu rakyatnya ada di kabupaten- kabupaten dan salah satunya yaitu Malra.

“Jadi ada kepedulian sedikitlah dan saya yakin Gubernur Maluku pasti pedulilah terhadap itu. Yang penting kita buat laporan. Jangan sampai kita pergi lapor ke Jakarta, tapi tidak lapor ke pimpinan kita yaitu Gubernur maka itu salah dan kita sudah melanggar aturan. Jadi kita lapor ke Gubernur baru Gubernur meneruskan,” lanjutnya.

Diakui Bupati, dalam rapat tersebut, DPRD Maluku dalam hal ini Komisi I telah menyetujuinya.

“Maka kita cuma tinggal menunggu Sekda menganggarkan dalam perubahan anggaran,” tandasnya.

Baca Juga: Huliselan Juga Mengaku Diintimidasi Ketua Komite Medik RSUD Haulussy 

Terkait salah satu pasien warga Ohoidertutu yang sementara dirawat intensif di RS Leimena Ambon, Bupati memastikan akan segera menjenguk dan menyelesaikan hal-hal yang berkaitan dengan administrasinya agar secepatnya bisa kembali pulang.

“Ini adalah suatu perhatian dari Pemerintah daerah terhadap masyarakatnya sehingga bisa meredahkan emosi mereka. Jadi intinya saya mau masyarakat saya ini hidup damai dan saling menjaga kerukunan antar sesama orang basudara. Menjaga kabupaten ini terus menjadi wilayah yang penuh keharmonisan dan terus mempererat hubungan persaudaraan,” tukasnya.

JFL