Politik Tanpa Mahar, Partai NasDem Memanggil Anak Bangsa Mengabdi Untuk Papua Barat

IMG 20230205 WA0000
Ketua Bappilu DPW Partai NasDem Provinsi Papua Barat Saul Rante Lembang,S.T.,M.M (Foto : KENN

Koreri.com, Manokwari– Menuju pemilihan umum legislatif serentak tahun 2024, partai NasDem meluncurkan platform “NasDem memanggil” pada tanggal 17 Oktober 2022 kepada seluruh anak bangsa.

Platform NasDem memanggil ini tujuannya untuk membuka pendaftaran dan penjaringan bakal calon legislatif pada tingkat DPR RI, DPR Provinsi dan DPRD Kabupaten/ Kota se-indonesia.

Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Papua Barat Drs Dominggus Mandacan,M,Si melalui Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Saul Rante Lembang,S.T.,M.M kepada koreri.com, Minggu (5/2/2023) mengatakan, pendaftaran bakal calon DPR RI, DPR Provinsi Papua Barat dan DPRD Kabupaten/Kota sudah mulai dibuka.

Proses pendaftaran dan penjaringan bakal calon legislatif partai NasDem mulai dibuka sejak tanggal 1 hingga 14 Februari 2023 dengan memberikan kesempatan kepada anak bangsa yang ingin membangun daerah Papua Barat.

Dengan komitmen politik tanpa mahar, Partai NasDem siap bersama anak bangsa di Papua Barat mendorong gerakan perubahan restorasi indonesia.

“Siapa pun putra dan putri terbaik anak bangsa dan profesi apapun mari bergabung mengabdi kepada masyarakat melalui DPR dan DPRD, yang jelas dalam penjaringan caleg tersebut Partai Nasdem memiliki komitmen politik tanpa mahar,” jelas Ketua Fraksi NasDem DPR Papua Barat dua periode itu.

Dikatakan Saul Rante Lembang bahwa yang mau mendaftar silahkan mendatangi kantor sekretariat DPW Papua Barat di Jl Merdeka Manokwari dan Kantor DPD Partai Nasdem di 7 Kabupaten yakni Manokwari, Pegunungan Arfak, Manokwari Selatan, Teluk Wondama, Teluk Bintuni, Fakfak dan Kaimana mulai 1- 14 Februari 2023.

Lebih lanjut dijelaskan legislator Papua Barat itu bahwa anak bangsa yang sudah mendaftar pada tiap daerah pemilihan baik di DPR-RI, DPR Provinsi Papua Barat dan DPRD Kabupaten/Kota akan disurvey oleh lembaga survey yang telah Disiapkan Dewan Pengurus Pusat (DPP).

Sehingga siapa yang akan masuk dalam daftar caleg ke KPU itu sudah melalui hasil survey, karena NasDem berpandangan bahwa apa yang diinginkan masyarakat itu yang nanti disajikan oleh NasDem dalam daftar calon.

Menurut Politisi muda berdarah Toraja ini bahwa pengalaman pada pemilu 2019 lalu partai NasDem mengalami penambahan kursi di DPR Provinsi Papua Barat dari 4 jadi 7 dan jadi pemenang kedua tingkat provinsi karena menggunakan metode survey bakal calon legislatif, Untuk mencari kemenangan maka DPP sudah menginstruksikan kepada Bappilu di DPW untuk metode ini tetap dipertahankan.

KENN