Ilmuwan temukan ular berusia 99 juta tahun dalam batu ambar

ularpurba
Sumber: Ming Bai/ Chinese Academy of Sciences

Koreri.com (21/7) – Seekor bayi ular yang hidup pada jaman dinosaurus ditemukan terperangkap dalam batu ambar.

Penemuan di Myanmar tersebut sebenarnya sudah diketahui beberapa tahun lalu namun banyak yang menyangka bahwa apa yang ada dalam batu ambar itu merupakan sejenis kelabang.

Batu itu kemudian diteliti oleh beberapa ahli yang menyimpulkan bahwa fosil yang berada dalam batu ambar tersebut merupakan seekor bayi ular yang hidup sekitar 99 juta tahun lalu.

Profesor Michael Caldwell yang merupakan spesialis ular dan kadal purba dari universitas Alberta di Kanada mengatakan bahwa bayi dalam batu tersebut jelas merupakan seekor ular.

“Ini merupakan fosil bayi ular pertama yang pernah ditemukan,” jelasnya.

Kerangka tengkoraknya tidak ditemukan namun team telah dapat menganalisa 97 pasang tulang belakang ular tersebut termasuk rusuk yang terawetkan dan menyimpulkan bahwa ternyata tulang ular hanya mengalami sedikit perubahan dalam jutaan tahun.

Para peneliti itu juga menemukan fragmen tanaman dan serangga dalam batu ambar itu dan memperkuat dugaan bahwa ular memang tinggal dalam hutan pada jaman Kretaseus.

Selain itu, pada batu ambar kedua nampak bagian dari kulit organisme yang lebih besar tetapi ilmuwan tidak dapat menentukan apakah hewan tersebut adalah ular atau kadal.


ARD
Sumber: Yahoo.com